Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pemeriksaan mobil setelah melakukan perjalanan jauh.

Ilustrasi pemeriksaan mobil setelah melakukan perjalanan jauh.

Perhatikan Lima Komponen Mobil Usai Perjalanan Mudik Lebaran

Sabtu, 7 Mei 2022 | 08:54 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA. Investor.id - Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 36,17 juta orang menggunakan kendaraan darat pribadi baik mobil dan motor untuk mudik lebaran tahun 2022 ini.

Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan darat pribadi, tentunya tidak salah untuk melakukan pengecekan ekstra setelah melakukan perjalanan jarak jauh.

Terkait itu, Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai, membagikan beberapa hal yang perlu diperhatikan pada kondisi kendaraan pasca mudik lebaran usai.

1. Perhatikan kondisi kopling

Penyakit ini umumnya menimpa mobil bertransmisi manual. Jelas sekali bahwa masalah kopling merupakan masalah yang sering dialami pemudik. Kopling yang bermasalah umumnya disebabkan karena gaya berkendara si pengguna mobil. Ketika jalanan macet, terutama di tanjakan, pengguna mobil terkadang malas menarik rem tangan dan menggunakan metode mengemudi setengah kopling dengan transmisi yang berada di gigi satu.

Kebiasaan inilah yang membuat kopling cepat habis. Selain itu, kanvas kopling akan mengalami gesekan dengan berat antara flywheel dan dekrup atau cover clutch.

2. Pengikisan ban

Perjalanan jarak jauh sudah pasti sedikit banyak mempengaruhi kondisi ban. Oleh karenanya, perhatikan bagian ban dengan cermat. Apabila ketika sudah berkendara dan mengalami kendala keseimbangan, lakukan balancing dan spooring di bengkel rekanan.

“Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mengganti ban apabila kondisinya ban sudah tipis atau mulai gundul di tepi atau sisi tertentu,” papar Benny.

Dan janga lupa untuk mengecek tekanan angin ban. Karena apabila ban kekurangan angin, ada potensi kendaraan bisa boros BBM.

3. Pengereman tidak maksimal

Bila kamu mendengar ada suara yang gak wajar muncul saat mengerem, kamu patut waspada. Segera cek bagian kolong mobil dan pastikan minyak rem gak bocor.

Untuk memastikannya, lakukan pengecekan di bengkel dimana mekanik perlu untuk mengecek level minyak rem mobilmu. Apabila berkurang drastis, segera cek bagian selangnya dan segera lakukan pergantian.

4. Aki soak

Komponen yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik mobil ini juga wajib diperiksa. Karena kalua sudah rusak atau soak, mobilmu bisa mogok mendadak atau tidak bisa di-starter.

Buat yang menggunakan aki basah, jaga volume air aki dengan baik. Kerusakan bisa terjadi akibat air aki berada di bawah garis lower.

Bagi pengguna aki kering, mendeteksi kesehatan aki juga perlu diperhatikan secara berkala. Kamu bisa melakukan pengamatan lewat suara mobil ketika di-starter. Apabila suaranya melemah dibandingkan biasanya, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut.

5. Kondisi shock breaker

Bocornya shock breaker bisa diakibatkan karena gaya si pengemudi saat melewati jalanan yang rusak, muatan mobil yang kelewat batas, atau penggunaan ban yang sudah gak bagus. Oleh karena itu, kehati-hatian merupakan hal yang penting dilakukan ketika kamu mengemudi. Tidak ada salahnya untuk melakukan pengecekan ulang terhadap kondisi shock breaker setelah perjalanan jauh.

“Dengan mewaspadai lima penyakit mobil yang kerap muncul usai mudik serta melakukan pengecekan ekstra, kita bisa menghindari kerugian yang lebih besar pada kendaraan. Selain itu jangan lupa bahwa penting untuk mengasuransikan mobilmu. Tanpa asuransi, biaya servis di bengkel tentunya membutuhkan kocek yang tidak sedikit. Kami Lifepal.co.id siap membantu Anda dalam memilih dan menganalisa ratusanpolis dari 50+ rekan asuransi tersedia yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran, “ tutup Benny.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN