Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seminar

Seminar "Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi" yang digelar Toyota Indonesia bersama sejumlah pihak. (ist)

SDM Lokal Bisa Bawa RI Jadi Pemain Global Mobil Elektrifikasi

Jumat, 20 Mei 2022 | 17:24 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Sumber daya manusia (SDM) lokal berperan strategis di era mobil elektrifikasi. Sebab, SDM lokal yang kuat bisa menjadikan Indonesia pemain global di era mobil elektrifikasi.

Seiring dengan itu, Toyota Indonesia berkolaborasi bersama institusi pendidikan menggandeng generasi muda dan pengajar beberapa universitas melakukan berbagai kegiatan riset dan seminar Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi.

Hal ini merupakan kelanjutan dari peresmian fasilitas xEV Center yang menjadi wujud nyata serta sinergi positif triple helix antara pemerintah, akademisi, dan industri otomotif. Riset dan seminar ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dalam mengembangkan pemahaman dan kemampuan di bidang elektrifikasi sebagai bentuk ragam pilihan teknologi multi-pathway, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan kondisi Indonesia.

Hasil riset ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri yang berkelanjutan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang ada. “SDM nasional baik akademisi, mahasiswa, generasi muda, dan seluruh masyarakat Indonesia memegang peranan strategis serta menjadi elemen penting di era elektrifikasi,” ujar Bob Azam, corporate affairs director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), dalam keterangan resmi, Jumat (20/5/2022).

Aktivitas seminar dan pengembangan riset dari berbagai universitas di Indonesia, kata dia, dapat menjadi media advokasi publik untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM secara bertahap. Dengan demikian, SDM nasional siap berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai pemain global menuju masa depan netralitas karbon.

Aktivitas seminar dan riset elektrifikasi merupakan rangkaian kegiatan peluncuran xEV Center, fasilitas pengenalan dan pembelajaran elektrifikasi di Indonesia. Seminar ini mengangkat tema Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi.

Seminar ini menjadi media advokasi publik untuk mencapai keberhasilan menuju era elektrifikasi dan sangat memerlukan kesiapan pengetahuan serta kemampuan SDM yang didukung ekosistem yang terdiri dari integritas, kebijakan, kegiatan maupun kolaborasi positif dari semua pihak (stakeholders). Sebagai bagian dari industri otomotif nasional, Toyota Indonesia meyakini, keberhasilan era elektrifikasi di Indonesia dapat mendukung upaya peta jalan pemerintah dalam mencapai target net zero emmission pada 2060.

Seminar yang melibatkan partisipasi aktif akademisi dan industri otomotif ini bertujuan agar publik memperoleh pemahaman yang sama akan tantangan dan peluang dalam pengembangan elektrifikasi di Indonesia. Sejumlah universitas akan menyampaikan kegiatan riset yang telah dilakukan sebagai upaya tambahan untuk mengembangkan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Tantangan dan hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk mendukung keberhasilan perubahan menuju era elektrifikasi juga akan menjadi topik pembahasan.

Paparan riset ini akan dijelaskan secara langsung oleh perwakilan akademisi dari beberapa universitas di Indonesia antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Udayana (UNUD), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institute Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pada sesi pertama, para narasumber akan menjelaskan ekosistem apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi era elektrifikasi di Indonesia. Perwakilan dari Lembaga Penyelidik Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM-UI) akan memberikan penjelasan tentang proyeksi pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan dukungan regulasi ataupun kebijakan saat ini. Sementara itu, perwakilan akademisi dari UGM dan UNUD akan memaparkan riset pengembangan ekosistem elektrifikasi serta tantangan yang dihadapi dan dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan ekosistem elektrifikasi.

Pada sesi kedua, perwakilan akademisi dari ITS, UI, dan ITB akan memberikan penjelasan kegiatan dari masing-masing universitas dalam melakukan aktivitas konversi BEV (battery electric vehicle) yang memiliki kemampuan layak jalan, termasuk tantangan yang dihadapi dan beberapa hal yang harus diperhatikan, serta usulan terhadap kemampuan sumber daya manusia secara umum yang perlu disiapkan untuk era elektrifikasi.

Sebagai penutup, hasil riset ini akan dibawa perwakilan UNS. Diharapkan serangkaian aktivitas seminar dan riset ini, publik memperoleh gambaran secara umum potensi pengembangan pasar elektrifikasi di Indonesia.

“Hasil riset dari universitas baik mengenai ekosistem, BEV conversion, dan pengembangan baterai juga dapat menjadi bahan masukan ataupun pertimbangan bagi peta jalan dalam mewujudkan era elektrifikasi di dalam negeri, serta dapat mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam menyiapkan kemampuan SDM, fasilitas, dan material,” tutup Bob Azam.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN