Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jala.ai mulai merambah industri otomotif melalui peluncuran produk terbaru lead validator untuk membantu APM kerek penjualan. (ist)

Jala.ai mulai merambah industri otomotif melalui peluncuran produk terbaru lead validator untuk membantu APM kerek penjualan. (ist)

Lead Validator Jala.ai Bisa Bantu APM Kerek Penjualan

Senin, 6 Juni 2022 | 13:11 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Jala.ai mulai merambah industri otomotif melalui peluncuran produk terbaru lead validator untuk menyaring pelanggan yang masuk ke pusat data perusahaan. Lead validator dapat membantu agen pemegang merek (APM) meningkatkan penjualan.

Jala.ai, perusahaan penjualan software yang sebelumnya fokus pada industri properti, masuk ke sektor otomotif, seiring kuatnya pemulihan ekonomi nasional sejak kuartal IV-2021. Hal ini diprediksi berlanjut tahun ini.

Peluncuran lead validator Jala.ai dilatar belakangi kesulitan pelaku bisnis otomotif dalam memvalidasi konsumen. Lead validator bisa menjadi tempat penyaringan pelanggan yang masuk ke database perusahaan. Dengan fitur ini, proses validasi pelanggan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

“Sebetulnya lead validator ini bukanlah hal baru, tetapi kami kemas lagi supaya sesuai dengan model bisnis dari industri otomotif, sehingga saat mengimplementasikannya, pelaku bisnis sektor ini tidak kesulitan,” tutur Mirfagah Iqbal, CEO Jala.ai, Senin (6/6/2022).

Mirfagah menjelaskan, lead validator dapat membantu pemain otomotif menangkap peluang bisnis. Dengan lead validator dari Jala.ai, para pelaku bisnis bisa dengan mudah melakukan proses validasi pelanggan. Selanjutnya, hasil validasi akan dipasok ke tim penjualan untuk kemudian ditindaklanjuti.

Lead validator Jala.ai, kata dia, merupakan proses awal dalam tahapan penjualan melalui proses validasi pelanggan yang dilakukan melalui WhatsApp chatbot. “Selain industri otomotif, lead validator cocok diterapkan di berbagai sektor bisnis, karena sifatnya yang cair dan mudah disesuaikan dengan model bisnis apapun,” kata Mirfagah.

Suzuki Indomobil Sales 2W merupakan salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan fitur lead validator. Menurut Gunadi Riady, sales & digital marketing 2W Suzuki, dengan lead validator, penjualan menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Proses validasi ini dibutuhkan untuk membantu menjaga efisiensi dan efektivitas dari tenaga penjualan, sehingga performa produktivitas dapat meningkat secara signifikan,” kata Gunadi.

Andita Widya Wiwaha, sales area Jawa Bali & digital marketing 2W Suzuki, menuturkan, lead validator merupakan kepanjangan tangan dari tim penjualan. Dengan demikian, sebelum pelanggan dihubungi, terjadi proses validasi atau penyaringan, sehingga mengurangi upaya yang tidak perlu.

Selain efisiensi waktu, dia menyatakan, hal ini membantu tim penjualan untuk lebih cekatan dalam menindaklanjuti konsumen yang telah tervalidasi. Artinya, hanya pelanggan yang bagus dan siap dikonversi masuk ke ponsel tim penjualan.

Fitur lain yang disediakan oleh Jala.ai yaitu ERP integration yang dapat membantu proses integrasi ekosistem. Dengan integrasi ini, diharapkan bisnis akan lebih mudah dalam beradaptasi dengan pengaplikasian sistem baru, sehingga dapat mengakselerasi bisnis.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN