Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja melakukan pemeriksaan kualitas kendaraan Honda Fit di pabrik Honda Motor Co. di Yorii, Prefektur Saitama, Jepang pada 8 Maret 2016. (FOTO: REUTERS/Thomas Peter/File Photo)

Pekerja melakukan pemeriksaan kualitas kendaraan Honda Fit di pabrik Honda Motor Co. di Yorii, Prefektur Saitama, Jepang pada 8 Maret 2016. (FOTO: REUTERS/Thomas Peter/File Photo)

Honda Pangkas Produksi Hingga 30% di Pabrik Jepang

Jumat, 22 Juli 2022 | 19:04 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

TOKYO, investor.id – Honda Motor Co. mengatakan akan memangkas produksi hingga 30% di Jepang bulan depan dari rencana awal, karena rantai pasokan yang terus-menerus dan masalah logistik.

Dua lini di pabrik Suzuka, Jepang barat akan mengurangi produksi sekitar 10% bulan ini dan sekitar 30% pada awal Agustus 2022 dibandingkan rencana sebelumnya, jelas Honda pada pernyataan resminya yang dirilis Jumat (22/7).

Advertisement

Baca juga: Honda Investasikan US$ 40 Miliar untuk Teknologi EV dalam 10 Tahun

Pabrik perakitannya di Prefektur Saitama, utara Tokyo, juga akan mengurangi produksi sekitar 10% awal bulan depan.

Hingga berita ini dirilis, Honda belum mengungkapkan target produksi bulanannya.

Adapun produsen mobil tidak dapat melepaskan diri dari dampak penguncian Covid-19 di Tiongkok dan kekurangan pasokan semikonduktor, salah satu bahan utama produksi kendaraan.

Toyota Motor Corp. mengatakan minggu ini bahwa produksi global untuk Agustus 2022 akan menjadi sekitar 700.000 unit, turun sekitar 18% dari rencana awal tahun.

Baca juga: Jepang Siapkan Upacara Perpisahan untuk Shinzo Abe

Honda menyesuaikan rencana produksinya pada Mei 2022, tetapi mengatakan bahwa produksi akan kembali normal pada awal Juni.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN