Menu
Sign in
@ Contact
Search
Prius 2023 yang baru didesain ulang diluncurkan oleh produsen mobil Jepang Toyota sebelum dimulainya Los Angeles Auto Show di California, Amerika Serikat pada 16 November 2022. (Foto: REUTERS/Mike Blake/File Foto)

Prius 2023 yang baru didesain ulang diluncurkan oleh produsen mobil Jepang Toyota sebelum dimulainya Los Angeles Auto Show di California, Amerika Serikat pada 16 November 2022. (Foto: REUTERS/Mike Blake/File Foto)

Toyota Akan Potong Harga Prius Jika Pelanggan Gunakan Software Baru

Rabu, 7 Des 2022 | 17:16 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

TOKYO, investor.id – Unit leasing Toyota Motor Corp. mengatakan akan mulai menawarkan pembaruan keamanan over the air (OTA update) pada Prius baru. Perusahaan bertaruh dapat menggunakan pendekatan yang dipelopori oleh Tesla untuk memotong harga sewa, sehingga mempertahankan nilai mobil bekas di Jepang.

Program leasing akan meminta pelanggan untuk memilih layanan yang diperkirakan akan menurunkan pembayaran sewa bulanan sebesar 10%, kata afiliasi leasing Toyota.

Layanan ini menandai pertama kalinya Toyota memperbarui fitur keselamatannya. Termasuk sistem penghindaran tabrakan untuk mobil di jalan raya, kata Presiden KINTO Shinya Kotera. Perusahaan ini adalah unit bisnis penyewaan Toyota di Jepang.

Baca juga: Toyota Mulai Produksi Kijang Innova Zenix Hybrid di Indonesia

Advertisement

Tesla secara rutin menggunakan pembaruan perangkat lunak (software) OTA untuk meningkatkan kecepatan pengisian daya pada kendaraan listrik (EV), membuka rentang baterai tambahan, dan memperbaiki masalah keamanan.

Kotera mengatakan pendekatan Toyota akan fokus pada biaya untuk versi Prius yang baru saja dirilis, hybrid berusia 25 tahun yang dilihat oleh produsen mobil Jepang sebagai pilar strateginya, bahkan ketika produsen mobil besar lainnya beralih ke EV.

“Pelanggan Tesla, sederhananya, berpenghasilan tinggi. Dan banyak dari mereka bersedia membayar untuk hal-hal baru dan baik, sehingga produk mereka menjadi hit dengan segmen pasar itu,” kata Kotera, dilansir dari Reuters Rabu (7/12).

“Pelanggan Toyota tidak seperti itu. Mereka bukan orang yang mau membayar ekstra untuk teknologi baru. Mereka mencari sesuatu yang bagus, andal, dan murah,” tegasnya.

Baca juga: Toyota Pertimbangkan Peningkatan Tajam Output EV untuk 2025

Toyota meluncurkan Prius baru bulan lalu, di tengah kritik dari investor ESG dan kelompok lingkungan karena lambatnya peluncuran kendaraan listrik Toyota sepenuhnya.

Unit leasing ingin memperluas layanan ke kendaraan lain dalam satu atau dua tahun dan sedang mempertimbangkan rencana untuk menjadikannya penawaran global, kata Kotera.

(US$ 1 = 136,8800 yen)

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com