Menu
Sign in
@ Contact
Search
Journalist test drive Toyota All New Kijang Innova Zenix. (ist)

Journalist test drive Toyota All New Kijang Innova Zenix. (ist)

Innova Zenix, Evolusi Mengagumkan Toyota Kijang

Selasa, 3 Jan 2023 | 16:17 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Jakarta, Investor.id – Mendung menggelayuti pinggiran kota Cirebon di suatu siang, belum lama ini. Kami baru saja selesai menyantap makan siang di sebuah restoran mewah di kawasan itu. Tak lama berselang, kami kembali ke kokpit mobil yang menjadi perbincangan jagat otomotif nasional belakangan ini.

Nama mobil itu Toyota All New Kijang Innova Zenix. Mobil ini ramai dibicarakan lantaran menjadi evolusi mengagumkan sesosok Toyota Kijang. Bagaimana tidak, Kijang yang lahir sebagai mobil niaga lalu bertransformasi menjadi MPV kini berubah menjadi crossover melalui Zenix.

Artinya, Zenix sudah melampaui para pendahulunya. Mobil ini bisa dibilang sebuah Kijang yang benar-benar segar, canggih, dan mengusung semangat ramah lingkungan melalui pilihan mesin hybrid.

Akan tetapi, semua perubahan ini memakan biaya yang tak sedikit. Toyota menghabiskan investasi sekitar Rp 4 triliun untuk memproduksi Zenix di Karawang, Jawa Barat. Harga yang harus ditebus konsumen untuk meminang Zenix, khususnya hybrid, juga tidak sedikit.

Advertisement

Berdasarkan riset RHB Sekuritas, belum lama ini, harga Zenix bensin berkisar Rp 419-470 juta, sedangkan hybrid Rp 458-614 juta. Harga itu di atas versi lawas, yakni bensin dan solar Rp 369,6-471,9 juta, sedangkan Venturer Rp 494,4-527,2 juta. Pendeknya, harga Zenix melambung hingga Rp 80 juta ketimbang Innova lawas, mobil yang lahir dari proyek IMV Toyota.

Pertanyaannya, apa pantas Zenix hybrid, dibanderol sebesar itu? Investor Daily bersama sejumlah rekan media berupaya mencari jawaban pertanyaan tersebut dalam journalist test drive Zenix yang digelar PT Toyota Astra Motor (TAM), belum lama ini. Rutenya adalah Jakarta-Semarang dan Semarang-Yogyakarta. 

Dalam kesempatan itu, Investor Daily kebagian menjajal Zenix 2.0 Q HV CVT TSS Modellista (warna premium) yang dibanderol Rp 614 juta alias termahal ketimbang varian lain. Sebelum menggeber mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini, ada baiknya dibahas sedikit soal perbedaan Zenix tipe tertinggi dibandingkan varian hybrid lainnya.

Hal pertama yang langsung menarik perhatian tentu saja moncong mobil ini. Zenix Modellista memakai grille yang lebih gagah dibandingkan tipe hybrid Q dan G. Grille-nya lebih lebar dengan spoiler di bemper depan. Kemudian, di bodi samping, terdapat side moulding dengan side skirt. Lalu, di belakang terdapat spoiler Modellista.

Selebihnya, konsep bodi mobil ini sama dengan tipe lain. Secara garis besar, Zenix mengusung tipe bodi crossover, meninggalkan warisan MPV Innova Reborn, demikian publik menyebut Kijang generasi kelima.

Sebagai sesosok crossover, Zenix memakai konsep eksterior glamorous and tough. Kesan tangguh terlihat pada bagian depan berkat new crossover front looks dengan grille depan baru yang dilengkapi dengan lampu utama LED.

Bergerak ke samping, aura SUV mewah terpancar dari pelek berukuran 18 inci, serta pilar A yang lebih tegak dan pilar D yang lebih landai memperkuat bodi tipe SUV. Sementara itu, pada bagian belakang, ada struktur tiga dimensi melalui new rear combination lamp (Q HV & V) menguatkan kesan emosional dan dinamis.

Lanjut ke interior Zenix yang lebih mewah ketimbang pendahulunya. Perhatian pertama tertuju pada new panoramic retractable roof (Q & V HV), new captain seat with ottoman (Q HV), head unit 10 inci dengan konektivitas smartphone  (Q & V HV), dan dua layar hiburan di baris kedua  (Q & V). Ada juga teknologi berbasis telematika T Intouch, hingga advanced safety technology Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.

Keganasan Mesin

Kelar mengamati eksterior dan interior mobil, waktunya mengetes performa Zenix hybrid di tol Trans Jawa. Investor Daily masuk pintu tol Ciperna di km 188 untuk menuju km 379. Ini merupakan rute yang pas untuk mengetes performa mesin hybrid Zenix.

Zenix mulai melaju ketika melewati gerbang tol Ciperna. Tarikannya halus tanpa entakan yang menandakan kebrutalan mesin. Investor Daily mencoba untuk tetap kalem, karena masih banyak truk barang yang melintasi tol besutan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) ini.

Kesempatan menghajar Zenix pun tiba kira-kira di km 150 tol Trans Jawa. Jalanan kosong dan jarak pandang sangat jauh. Injak pedal gas agak dalam dan Zenix mulai melesat. Tetapi kembali, karakter mesinnya benar-benar kalem.

Zenix perlahan melaju menembus 100 kilometer per jam dan menggapai dengan cepat 120 kpj. Mobil masih sangat anteng. Tak ada goyangan atau limbung. Sebaliknya, Zenix sangat menapak di aspal. Mobil ini juga cukup lincah, ketika berpindah jalur. Goyangan bodi nyaris tak ada. Akibatnya, pengemudi menjadi sangat percaya diri ketika bermanuver.

Lanjut lagi, injak gas lebih dalam dan mulailah karakter bengis Zenix muncul. Mobil ini mulai melesat cepat ke 150 kpj dan 160 kpj. Tenaga brutalnya mulai keluar dan seakan meminta untuk dipancing lagi. Tambah gas sedikit dan Zenix akhirnya menyentuh 180 kpj dalam keadaan tenang, seakan kecepatan masih sekitar 100 kpj-an. Artinya, Zenix masih bisa digeber lagi hingga hingga minimal 190 kpj.

Tetapi, Investor Daily merasa cukup, karena jati diri mesin hybrid Zenix sudah terbongkar. Pendeknya, karakter tarikan Zenix elegan, tidak meledak-meledak, namun bisa diajak lari. Istimewanya, mobil ini masih sangat nyaman dikendalikan.

Pertanyaannya, apa rahasianya? Tentu saja racikan platform TNGA dan mesin baru yang cocok dengan sasis itu. Ini merupakan salah satu kunci evolusi mengagumkan Zenix.

Platform TNGA GA-C dengan struktur monokok memberikan insinyur Toyota peluang untuk menyematkan berbagai teknologi canggih terbaru di Zenix bensin dan hybrid. Untuk mencapai level efisiensi keseluruhan terbaik, platform ini memanfaatkan dapur pacu baru dengan efisiensi tinggi, transmisi CVT yang smooth dan responsif, serta penggerak roda depan yang lebih kompak dan efisien dalam menyalurkan tenaga.

Zenix Hybrid memakai dua mesin. Satu mesin bensin menghasilkan tenaga 152 PS di 6.000 rpm dan torsi 19,1 kgm di 4.400- 5.200 rpm. Kemudian, motor listrik menghasilkan daya mandiri 113 PS dan torsi 21 Kgm. Total tenaga gabungan mesin dan motor listrik mencapai 186 PS.

Platform TNGA memberikan peningkatan driving quality yang signifikan, seperti rigiditas sasis yang lebih solid sehingga mobil lebih stabil dan mudah dikendalikan. Berat keseluruhan turun 170 kg dari model sebelumnya, memberikan kualitas berkendara lebih baik hingga fuel efficiency lebih hemat. Ini power to weight ratio yang meningkat hingga 79% yang membuatnya lebih gesit dan responsif.

“Zenix adalah mobil dengan platform TNGA dengan mesin khusus TNGA. Ini berbeda dengan mobil-mobil TNGA lainnya,” ujar Dimas Aska, head of media relations TAM.  

Sementara itu, Zenix bensin memakai mesin bertenaga 174 PS pada 6.600 rpm dan torsi 20,9 Kgm di 4.500-4.900 rpm untuk varian bensin.

Investor Daily mengakhiri sesi test drive di km 379 tol Trans Jawa. Selepas itu, rombongan masuk Semarang untuk beristirahat. Pada hari berikutnya, rombongan bertolak ke Yogyakarta via Kopeng. 

Fitur Baru

Soal fitur, Zenix cukup lengkap, mulai dari dual airbags dan seatbelt di seluruh baris bangku, di mana tipe Q HV memiliki dual airbags, side airbags, dan curtain side airbags. Ada juga ABS+EBD+BA, sensor parkir di semua model, ditambah corner sensor di tipe Q HV. Parking camera ada di semua tipe atau panoramic view monitor pada tipe Q HV. Selain itu, ada vehicle stability control (VSC) dan hill start assist (HSA).

Zenix dilengkapi dengan generasi terbaru dari teknologi keselamatan Toyota yang mengandalkan sensor dan radar, yaitu Toyota Safety Sense 3 (TSS 3.0). TSS 3.0 pada Innova Zenix terdiri atas precollision system (PCS), lane tracing assist (LTA), lane departure alert (LDA), dynamic radar cruise control (DRCC), dan automatic high beam (AHB) yang didukung oleh blind spot monitor (BSM).

Zenix terdiri atas tiga tipe, G, V, dan Q dan pilihan mesin bensin dan hybrid. Harga Zenix hybrid berkisar Rp 458-614 juta, sedangkan versi bensin Rp 419-470 juta.

Sejak diperkenalkan pada 21 November 2022, All New Kijang Innova Zenix langsung mendapatkan sambutan positif. SPK Zenix mencapai 7.228 unit setelah tiga pekan meluncur.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com