Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Fukui didampingi Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto memperkenalkan mobil All New Fortuner saat peluncurannya di Jakarta, Jumat (22/1). Hadir dengan tema Leading The World, SUV andalan Toyota ini menggunakan mesin teknologi terbaru 2 GD-FTV untuk diesel dan 2 TR Dual VVT-i untuk bensin yang memberikan efisiensi bahan bakar optimal serta performa yang mumpuni. Investor Daily/ANTARA FOTO/HO/pd/16

Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Fukui didampingi Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto memperkenalkan mobil All New Fortuner saat peluncurannya di Jakarta, Jumat (22/1). Hadir dengan tema Leading The World, SUV andalan Toyota ini menggunakan mesin teknologi terbaru 2 GD-FTV untuk diesel dan 2 TR Dual VVT-i untuk bensin yang memberikan efisiensi bahan bakar optimal serta performa yang mumpuni. Investor Daily/ANTARA FOTO/HO/pd/16

Mobil 2.500 Cc Dapat Diskon PPnBM Hingga 50%

Kamis, 25 Maret 2021 | 19:21 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Progam relaksasi pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) dinilai berhasil mendorong penjualan kendaraan roda empat hingga 150%. Untuk itu, pemerintah memutuskan untuk memperluas insentif itu ke mobil berkapasitas mesin 1.500-2.500 cc.

Kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Agus menerangkan, potongan pajak akan diberikan kepada kendaraan roda empat dengan kapasitas tersebut dan segmen 4x2 serta 4x4. Ada dua skema pengurangan PPnBM yang diberikan kepada kendaraan 4x2 dan 4x4. Skema pertama, untuk kendaraan 4x2, diskon PPnBM mencapai 50%, dari 20% menjadi 10% untuk tahap I (April-Agustus 2021) dan diskon 25%, dari 20% menjadi 15% untuk tahap II (September-Desember 2021). Skema kedua, diskon PPnBM kendaraan 4x4 mencapai 25%, dari 40% menjadi 30% untuk tahap I (April-Agustus 2021) dan 12,5%, dari 40% menjadi 35% untuk tahap II (September-Desember 2021).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai, sasaran kebijakan perluasan PPnBM-DTP adalah untuk mendorong peningkatan penjualan dari kendaraan bermotor. Pada pekan pertama Maret, program ini menghasilkan peningkatan jumlah pemesanan sekitar hingga 140% bagi tipe kendaraan yang ditetapkan untuk mendapatkan PPnBM DTP tahun anggaran 2021.

Untuk itu, Kemenperin menyampaikan, penerapan program yang sama bagi kendaraan roda empat dengan local purchase di atas 60% diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor otomotif lewat peningkatan utilisasi, sehingga mendorong pemulihan ekonomi nasional. “Dari evaluasi kami, dapat dilihat program relaksasi PPnBM efektif untuk meningkatkan purchasing power dari masyarakat. Hal ini juga berdampak positif karena dapat men-jumpstart perekonomian. Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan memiliki multiplier effect bagi sektor industri lainnya,” jelas Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (24/3).

Sebagai contoh, dia menuturkan, SUV telah menggunakan komponen lokal, seperti bodi, sasis, komponen pelengkap antara lain velg, knalpot, interior, dan sebagainya. “Apabila model ini mendapatkan insentif, dampak ke industri komponen cukup besar,” ucap dia.

Kemenperin, kata dia, optimistis kebijakan perluasan relaksasi PPnBM dapat berjalan baik dan makin tepat sasaran, sehingga menguntungkan masyarakat sebagai konsumen, industri, dan juga pemerintah.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut baik rencana pemerintah memperluas insentif PPnBM-DTP kendaraan bermotor. “Kami sudah bersyukur dengan adanya relaksasi yang pertama 1.500 cc ke bawah. Kalau kemudian pemerintah lakukan perluasan, kita sambut dengan gembira," ujar Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto menyatakan, relaksaasi PPnBM dapat membantu industri otomotif, termasuk komponen. Pada kebijakan sebelumnya, mobil Toyota yang mendapat fasiltas tersebut mengalami kenaikan penjualan.
Jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Avanza naik 130% dibandingkan Februari Maret 2020, sedangkan Vios 500% dibandingkan periode sama tahun lalu,” kata dia.

Toyota Fortuner dan Innova bakal mendapatkan keringanan PPnBM. “Hal ini bisa membantu dan menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk memulihkan industri otomatif. Relaksasi PPnBM mobil sampai 1.500 cc memberikan dampak penjualan bagus, sehingga perluasan aturan ke mobil 2.500 cc akan semakin menarik,” kata Henry. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN