Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Toyota Rush, salah satu mobil Toyota yang dapat insentif PPnBM. (Ist)

Toyota Rush, salah satu mobil Toyota yang dapat insentif PPnBM. (Ist)

Penjualan Ritel Toyota Melambung 111%, Terkerek Insentif PPnBM

Jumat, 23 April 2021 | 20:08 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) berhasil meraup penjualan ritel 26.445 unit Maret 2021, melambung 111% dibandingkan Februari sebanyak 12.537 unit. Pertumbuhan ini didorong kebijakan relaksasi pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang berlaku mulai Maret lalu.

“Pangsa pasar Toyota Maret lalu mencapai 34,1%. Penjualan Toyota juga meningkat 48,7% Maret tahun lalu. Melihat hasil baik ini, kami optimistis secara bertahap pasar mobil bangkit dan kembali bergairah,” kata Vice President Director TAM Henry Tanoto, Jumat (23/4/2021).

Total penjualan mobil secara ritel kuartal I-2021 mencapai 178.450 unit. Sementara itu, penjualan Toyota mencapai 54.274 unit, sehingga pangsa pasar mencapai 30,4%.

Maret 2021, pasar mobil ritel mencapai 77.511 unit, meningkat 65% dibandingkan Februari dan naik 28% dibandingkan Maret 2020. Surat pemesanan kendaraan (SPK) Toyota pada Maret 2021 mencapai 40.847 unit atau naik 81% dibandingkan Februari 22.512 unit. Kontribusi terbesar berasal dari SPK untuk kendaraan yang mendapat relaksasi PPnBM seperti Toyota Rush, Avanza, Yaris, Sienta dan Vios bermesin di bawah 1.500 cc dan penggunaan komponen lokal minimal 70%.

SPK Toyota Rush pada Maret lalu mencapai 10.810 unit atau naik 139% dibanding bulan sebelumnya, Avanza 8.512 unit atau naik 97%, Yaris 1.690 unit atau naik 127%, kemudian Sienta 208 unit dan Vios 521 unit, naik 110% dan 193%.

Sementara itu, SPK Fortuner dan Kijang Innova yang masuk perluasan kebijakan PPnBM mulai awal April selama 1–20 April SPK Fortuner masing-masing naik 71% dan 109% dibandingkan Maret.

“Perluasan relaksasi PPnBM mulai April 2021 diharapkan meningkatkan jumlah pembelian kendaraan lebih banyak lagi, sehingga berdampak positif terhadap pasar otomotif dan perekonomian nasional secara keseluruhan,” tutup Henry.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN