Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Toyota Raize. (ist)

Toyota Raize. (ist)

TEST DRIVE TOYOTA RAIZE

Performa Segahar Penampilan

Selasa, 25 Mei 2021 | 13:36 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Toyota Raize mengentak jagat otomotif Indonesia, sejak sebelum dan sesudah peluncuran. Bagaimana tidak, mobil yang dikembangkan di Jepang ini menawarkan desain atraktif kekinian, mesin turbo, sasis baru, dan segudang fitur canggih.

Ada dua poin yang begitu kuat dirasakan di low SUV ini, yakni mesin 1 liter, tiga silinder, turbo dan sasis baru DNGA, yang membuat handling mobil ini mantap. Dua senjata ini membuat Raize menyenangkan untuk dikendarai alias fun to drive

Kesan itu dirasakan Investor Daily setelah bergabung dengan journalist test drive (JTD) Raize yang digelar PT Toyota Astra Motor (TAM), belum lama ini. Dalam kesempatan ini, Investor Daily menjajal Raize GR Sport CVT TSS.

Sebelum bicara performa dan pengendalian mobil ini, kita cermati dahulu desain SUV penggerak depan ini. Eksterior Raize didesain untuk menghidupkan perjalanan penggunanya dalam konsep kombinasi tegas dan aktif. Lihat saja grille depannya yang lebar dan diapit lampu kabut LED dengan rumah besar. Di sekeling rumah lampu kabut, Toyota mematri sudut 90 derajat yang diteruskan ke bawah grille hingga ke bagian sisi lain.

Matanya tampak tajam, berkat desain lampu depan LED yang gahar, dengan DRL yang juga LED. Raize GR Sport mengusung dual tone, di mana unit yang dites Investor Daily bodinya disepuh biru muda agak gelap, sedangkan atapnya hitam, selaras dengan velg 17 inci yang disiram warna hitam.

Toyota Raize mempunyai dimensi kompak dengan panjang 4.030 milimeter (mm), lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.635 mm. Meski begitu, Raize tetap terlihat proporsional berkat wheelbase mencapai 2.525 mm dan ground clearance setinggi 200 mm.

Masuk ke mobil, hal mencolok adalah head unit 9 inci yang dipasang di tengah dasbor, seperti mobil-mobil masa kini. MID juga sudah full digital. Terdapat sejumlah tombol pengaturan di lingkar kemudi. Satu kritik untuk mobil ini adalah material interior yang didominasi plastik. Selain itu, material plafon Raize kurang mewah, tak seperti tekstil nonsandang bertekstur lembut yang biasa ada di mobil-mobil Jepang.

Tahap awal, Investor Daily menjadi penumpang, dengan rute Blok M-Kuningan City-Pantai Indah Kapuk II. Ruang kepala dan kaki cukup lapang, sehingga terasa nyaman. Bantingan di belakang lumayan. Namun, bantingan sangat terasa ketika mobil menghajar jalanan rusak. Maklum, Raize adalah sesosok SUV, sehingga wajar demikian. Suspensi keras ini sangat penting untuk menunjang pengendaraan dan kelincahan mobil.

Di etape ini, hal mencolok adalah kemampuan Raize melibas tanjakan 13 Kuningan City. Didukung fitur hill start assist, Raize juga enak saat mendaki di tanjakan dari posisi berhenti total.

Investor Daily baru menjajal SUV kecil ini dalam rute PIK II-Ikea, Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Banten. Di sinilah, Investor Daily merasakan potensi sesungguhnya dari mobil yang dikembangkan di Jepang ini.

Mobil ini sangat lincah. Begitu tuas transmisi dipindahkan ke D dan gas diinjak sedikit, Raize langsung mengentak. Mesin meraung hingga sayup-sayup masuk ke kabin. Ketika masuk tol JORR II arah Raize makin brutal. Kecepatan 1-100 kpj dapat dicapai dengan mudah, berkat turbo yang terasa di putaran mesin 2.500 rpm.

Raize juga sangat enak diajak bermanuver. Mobil ini sangat nurut dibawa ke kiri dan kanan dengan cepat. Ini berkat sasis baru DNGA hasil karya Daihatsu Jepang. Sasis ini sangat berbeda dibandingkan dengan mobil-mobil rakitan ADM lainnya, seperti Toyota Rush, Avanza, apalagi Cayla. Sasis ini, menurut Investor Daily, menjadi kunci kesenangan berkendara Raize.

Lanjut ke sensasi berkendara Raize. Mobil masih enak dibawa di 100 kpj, 110, hingga 120 kpj. Sayang, begitu kecepatan menyentuh 130 kpj, distribusi tenaga mulai rata. Namun, ini wajar, mengingat kapasitas mesin hanya 1 liter, dengan tenaga maksimal 96 hp di 6.000 rpm dan torsi 140 Nm di 2.000-4.000 rpm. Dari situ kelihatan, torsi maksimal Raize bekerja di putaran bawah. Di situlah sisi brutal Raize muncul dan menjadi kekuatan utamanya.

Ketika masuk Tol Tangerang-Merak, lalu lintas ramai oleh truk-truk berat, sehingga Raize sulit digeber maksimal. Investor Daily hanya menjajal fitur keselamatan Raize. Yang paling kelihatan di tol adalah lane departure alert with steering control. Dengan fitur ini, akan muncul notifikasi di panel meter begitu mobil keluar jalur. Fitur ini masuk pake Toyota Safety Sense.

Toyota Raize dibekali fitur keselamatan lengkap, seperti enam airbags, pedal misoperation control, dan TSS+BSM RCTA. Semua fitur keselamatan ini terdapat pada varian 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, fitur keselamatan yang biasanya terdapat di segmen tinggi dan premium.

Selain itu, seluruh tipe Raize sudah dilengkapi fitur keamanan berupa rem dengan anti-lock braking system (ABS), vehicle stability control (VSC), hill start assist (HSA), seatbelt warning, rear parking sensor, rear parking camera, serta alarm plus immobilizer.

Begitu tiba di Ikea, rombongan diberi kesempatan untuk menjajal akomodasi Raize. Hebatnya, meski terlihat kecil dari luar, bagasi Raize ternyata luas. Dengan melipat jok baris kedua, barang belanjaan bisa masuk semua.

Raize kali pertama diluncurkan akhir tahun 2019 di Jepang dan berhasil tampil sebagai salah satu best-selling model di pasar Negeri Sakura. Indonesia adalah negara pertama di luar Jepang yang meluncurkan Raize.

Di Indonesia, Raize hadir dalam enam varian,yaitu 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, 1.0 Turbo GR Sport CVT, 1.0 Turbo G CVT, 1.0 Turbo G M/T, serta varian 1.2 G CVT dan 1.2 G M/T. Bagi pelanggan yang ingin tampilan SUV lebih sporty, dapat memilih varian GR Sport yang terdapat di 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS dan 1.0 Turbo GR Sport CVT. Untuk tipe 1.0T mulai tersedia dan dapat dipesan sejak 30 April 2021, sedangkan tipe 1.2 akan hadir semester II tahun ini.

Raize mendapatkan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) karena diproduksi di Indonesia dengan pembelian komponen lokal di atas 60%, sesuai persyaratan. Selama April-Mei 2021, Raize ditawarkan mulai Rp 219,9-265,9 juta, mengacu diskon PPnBM 100%. Harga akan berubah begitu insentif PPnBM masuk tahap II dengan diskon 50% dan tahap III berdiskon 25%. Harga berlaku saat penyerahan barang ke konsumen.

Dengan semua keunggulan itu dan ulasan positif media dan beberapa pakar otomotif, tak ayal lagi Raize langsung meledak di pasaran. Selama sepekan setelah diperkenalkan, surat pemesanan kendaraan (SPK) Raize mencapai 1.269 unit. Varian 1.0T GR Sport CVT membukukan SPK terbesar dengan total kontribusi 43%, sedangkan 1.0T GR Sport CVT TSS sebesar 40%.

Itu artinya, Raize GR Sport berkontribusi cukup besar, yaitu 83%, sedangkan 1.0 G CVT 11%, dan 1.0T G M/T 5%. Bahkan, varian 1.2 G CVT dan 1.2 G M/T yang baru akan hadir semester II tahun ini menyumbangkan SPK sebesar 1%. Tiga kontributor terbesar SPK Raize berasal dari DKI Jakarta sebesar 24%, Jawa Barat 19%, dan diikuti Jawa Timur 11%.

“Kami bersyukur Raize mendapat respons positif dari customer yang terlihat dari angka SPK yang cukup baik, walaupun baru diluncurkan satu pekan yang lalu,” ujar Anton Jimmi Suwandy, direktur pemasaran TAM.

SPK terus dituai TAM. Alhasil, masa tunggu alias inden kian lama. Kabar yang beredar inden Raize kini sudah mencapai sembilan bulan.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN