Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Bibit.id bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengundang akademisi dari Universitas Indonesia, menyelenggarakan webinar edukasi bertajuk

Bibit.id bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengundang akademisi dari Universitas Indonesia, menyelenggarakan webinar edukasi bertajuk "Membangun Generasi Cerdas Investasi di Indonesia"

Generasi Muda Perlu Diberi Pemahaman Agar Tak Terjebak Investasi Bodong  

Kamis, 31 Maret 2022 | 18:18 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Fenomena crazy rich affiliator binary option saat ini tengah menjadi sorotan di Indonesia. Pasalnya, permainan trading yang diikuti oleh banyak orang ini telah memberikan kerugian hingga miliaran rupiah. Hal tersebut membuktikan, jika pengetahuan dan pemahaman keuangan masyarakat Indonesia seputar investasi masih terbilang rendah, namun semangat dan keinginan untuk meningkatkan kondisi perekonomian cukup tinggi.

Menurut survei literasi dan inklusi keuangan OJK pada tahun 2019, inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 76%. Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan literasinya yang hanya mencapai 38%.

Melihat rendahnya literasi keuangan Indonesia, Bibit.id bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengundang akademisi dari Universitas Indonesia, menyelenggarakan webinar edukasi bertajuk “Membangun Generasi Cerdas Investasi di Indonesia”, untuk memberikan pengetahuan kepada publik mengenai cara mengelola keuangan dengan berinvestasi yang baik dan benar.

Deputi Direktur Literasi dan Informasi OJK, Yulianta, mengungkapkan mengenai pentingnya investasi dan menabung untuk mencapai tujuan hidup yang diinginkan. “Investasi dilakukan untuk menghadapi kondisi ekonomi yang bergerak dinamis. Namun, kondisi finansial harus dikelola dengan efektif dan efisien, seperti memahami kondisi keuangan, mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan, bijak dalam berhutang, menyisihkan pendapatan untuk investasi atau tabungan, dan memastikan layanan atau platform keuangan yang diikuti sudah terdaftar di OJK atau regulator lainnya.”

Sejak tahun 2018, Satgas Waspada Investasi OJK telah menutup 1.014 investasi ilegal, 3.784 pinjaman online ilegal, dan 165 entitas gadai ilegal yang telah menyebabkan total kerugian masyarakat hingga Rp 117,4 triliun. Ini menunjukan betapa pentingnya bagi masyarakat untuk mengetahui ciri-ciri investasi bodong/ilegal yang dengan mudah memberikan klaim tanpa risiko, memanfaatkan tokoh masyarakat atau influencer untuk menarik minat, menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu yang cepat, memiliki legalitas tidak jelas, dan menjanjikan bonus jika merekrut orang lain.

Yulianta menambahkan, “Tips berinvestasi yang benar yaitu dengan mengenali profil risiko pribadi, berinvestasi bukan dari hasil utang, monitor investasi secara reguler, konsisten berinvestasi, berorientasi pada investasi jangka panjang, dan yang terpenting memperhatikan faktor legal dan logikanya.”

Bibit.id merupakan sebuah platform investasi reksa dana yang sangat cocok untuk para investor pemula atau publik yang ingin memulai berinvestasi. Dilengkapi dengan fitur Robo Advisor, sebuah teknologi yang dapat menganalisa toleransi pengguna terhadap risiko investasi yang sesuai, untuk membantu menghasilkan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang efektif dalam mencapai tujuan investasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Aplikasi bibit.id sudah terintegrasi dengan pemain-pemain lain di ekosistem digital, seperti bank dan fintech yang dapat memudahkan pengguna untuk berinvestasi. Selain itu, Bibit.id juga menawarkan fitur auto debet bagi pengguna untuk mendukung konsistensi, fitur nabung bareng, produk reksadana syariah, dan menyediakan layanan pembelian obligasi negara melalui platform Bibit.id,” jelas William, Lead PR & Communication Bibit.id.

Pentingnya meningkatkan literasi keuangan pun diungkapkan oleh Teguh Dartanto, Ph. D., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, “Literasi keuangan itu penting karena setiap bulan masyarakat mempunyai pendapatan, namun belum tentu menjamin masa depan yang sejahtera. Sehingga, penyuluhan edukasi keuangan dan investasi terutama kepada generasi muda sangatlah penting untuk mendukung masa depan perekonomian masyarakat.”

“Selain itu, tipe investasi saat ini sangatlah beragam. Misalnya, ada saham, emas, mutual funds, deposito, tanah, dan seterusnya. Namun, kini juga ada layanan Bibit.id yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk berinvestasi dengan modal yang kecil dan cara yang mudah,” tutup Teguh.

Bibit adalah aplikasi investasi reksa dana dan SBN untuk membantu investor pemula mulai berinvestasi dan mencapai tujuan finansial mereka tanpa biaya komisi. Saat ini, Bibit menjadi platform Robo Advisory terdepan di Indonesia, yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan ditunjuk oleh Kementrian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi Resmi SBN.

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN