Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Keluarga muda sedang mempersiapkan persalinan buah hati. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Keluarga muda sedang mempersiapkan persalinan buah hati. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Pasangan Muda Perlu Memiliki Perencanaan Keuangan

Jumat, 20 Mei 2022 | 10:37 WIB
Windarto (redaksi@investor.id)

Jakarta, Investor.id – Salah satu tahapan hidup manusia adalah berumah tangga atau berkeluarga. Jika sebelum berumah tangga masing-masing pasangan cenderung tidak terlalu memikirkan persoalan menata keuangan, saat berumah tangga perencanaan keuangan menjadi amat penting dilakukan. Bukan saja karena memadukan dua insan dengan satu tujuan, bila masing-masing memiliki penghasilan dan aset tentu perlu memiliki perencanaan keuangan keluarga yang baik untuk memenuhi berbagai kebutuhan ke depan seperti biaya kehamilan hingga kelahiran, biaya pendidikan, kebutuhan kendaraan, rumah tinggal, investasi, menikahkan anak, hingga dana pensiun.

Perencanaan keuangan penting diperhatikan karena menyangkut ketahanan ekonomi keluarga. Data dari Mahkamah Agung yang dilansir dari berbagai sumber menyebutkan, segi ekonomi menjadi faktor nomor dua penyebab perceraian di Indonesia pada tahun 2020.

Oleh karena itu, Benny Fajarai, Co Founder Lifepal, salah satu insurance marketplace terdepan di Indonesia memberikan berbagai tips yang dapat diaplikasikan oleh pasangan muda dalam mengatur pengelolaan finansialnya.

1. Menjalin komunikasi dengan pasangan dalam merancang perencanaan keuangan.

Ketika telah menikah, prioritas yang dimiliki oleh pasangan muda sudah tentu berbeda dengan prioritas saat sebelum menikah. Pengeluaran yang tadinya dikeluarkan untuk diri sendiri, kini berganti untuk keluarga. Sebagai pasangan yang baru menikah, penting untuk saling terbuka dan menjalin komunikasi secara baik mengenai semua jenis pengeluaran dan pendapatan finansial. Anggaran untuk kebutuhan keluarga dapat diperhitungkan dengan matang apabila telah berhasil terjalin komunikasi antar pasangan yang baik.

2. Prioritaskan anggaran untuk dana darurat yang disimpan dalam rekening bersama.

Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan finansial dalam keluarga adalah perencanaan yang kurang tepat. Sering kali anggaran untuk tabungan ataupun investasi dipergunakan untuk alokasi lain kebutuhan yang terdesak.

Oleh karena itu, persiapkan dana darurat dimana besaran alokasinya dapat didiskusikan bersama pasangan. Idealnya, dana darurat dapat berjumlah 3-6 kali lipat dari total penghasilan bersama dalam kurun waktu satu bulan.

3. Membiasakan berinvestasi bersama.

Mungkin ketika sebelum menikah, kamu dan pasangan telah melakukan berbagai investasi yang dilakukan sendiri-sendiri. Namun apabila sudah menikah, kalian dapat mempertimbangkan untuk melakukan sebuah investasi secara bersama. Investasi yang telah digabung ini dapat bermanfaat untuk menambah dana tabungan pendidikan anak ataupun dana pensiun di hari kelak.

4. Mencatat pengeluaran dalam catatan khusus.

Anggaran dalam pengeluaran keluarga akan sangat terbantu apabila kita mempersiapkan catatan khusus yang fungsinya memantau semua cash flow. Catatan khusus berisikan semua pengeluaran akan membantu memastikan perencanaan keuangan secara terukur dimana semua transaksi telah disesuaikan dengan alokasi budget yang ada, sehingga kamu dan pasangan nantinya dapat menghindari pengeluaran yang over dibandingkan dengan nilai pemasukan.

5. Mempersiapkan proteksi untuk keluarga.

Anggaran dalam pengeluaran keluarga akan sangat terbantu apabila kita mempersiapkan catatan khusus yang fungsinya memantau semua cash flow. Catatan khusus berisikan semua pengeluaran akan membantu memastikan perencanaan keuangan secara terukur dimana semua transaksi telah disesuaikan dengan alokasi budget yang ada, sehingga kamu dan pasangan nantinya dapat menghindari pengeluaran yang over dibandingkan dengan nilai pemasukan.

Benny menambahkan, mempersiapkan perencanaan finansial yang tepat bagi keluarga muda akan menjadi salah satu langkah dalam mencapai kebebasan finansial di masa depan. “Konsisten menjadi kunci yang harus dipertahankan sembari menerapkan beberapa tips diatas. Khususnya untuk proteksi, pasangan muda jangan lupa untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai resiko yang dapat mengganggu stabilitas finansial.” tuturnya.

Perlindungan asuransi seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dapat menjadi pilihan dasar dan prioritas awal untuk dimiliki. Karena itu, pasangan muda bisa memperoleh informasi dan membandingkan beragam produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan salah satunya melalui Lifepal.co.id.

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN