Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi gaya hidup milenial. (ist)

Ilustrasi gaya hidup milenial. (ist)

Ini Tips Penuhi Kebutuhan Tanpa Mengganggu Kondisi Keuangan 

Minggu, 19 Juni 2022 | 14:24 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Generasi milenial masih sering dicap sebagai generasi yang memiliki gaya hidup konsumtif, cenderung boros, susah menabung, dan masih acuh investasi. Padahal, pengaturan keuangan sejak dini merupakan sikap yang penting diterapkan guna menjaga stabilitas kondisi finansial serta memenuhi kebutuhan baik untuk masa sekarang hingga masa depan.

Memiliki perencanaan keuangan yang bijak bisa menjadi pertimbangan generasi milenial untuk dapat mengatur skala prioritas keuangan yang mereka miliki. Apalagi, bagi mereka yang sudah berkeluarga dan mempunyai tagihan serta kebutuhan bulanan yang beragam, seperti renovasi rumah, bayar cicilan, biaya kesehatan dan pendidikan anak, serta kebutuhan konsumtif lainnya.

Sejalan dengan itu, OK Bank memberikan tiga langkah pintar yang dapat diterapkan generasi milenial untuk memenuhi rencana dan kebutuhan secara lebih cepat serta tetap aman dalam mengatur keuangan.

Pertama, pahami kondisi keuangan yang dimiliki. Intinya, kita perlu mengenal kondisi keuangan yang dimiliki. Dengan mengetahui penghasilan bulanan yang diterima, total pengeluaran pasti serta perkiraan pengeluaran yang tidak pasti dapat diketahui. Dengan demikian, kita bisa mengalokasikan dana untuk menutup hal itu. Selain itu, dengan memahami kondisi arus kas, keseluruhan pengeluaran dapat tercatat secara lebih presisi, apa saja pengeluaran yang penting hingga pengeluaran yang sebenarnya kurang penting, dan apa yang dapat dihemat atau cenderung perlu ditambah.

Kedua, sisihkan penghasilan untuk ditabung. Ketika sudah mengetahui keuangan, langkah selanjutnya adalah menyisihkan 5-10% dari total penghasilan untuk ditabung. Dengan langkah ini, seseorang bisa memiliki persiapan ketika ada pengeluaran tak terduga di kemudian hari, seperti biaya renovasi rumah mendadak, biaya perbaikan kendaraan, biaya berobat dan masih banyak lagi.

Ketiga, mengakses sumber dana lain untuk memenuhi kebutuhan harian. Setelah memiliki pembagian keuangan yang teratur, seseorang dapat dengan mudah menentukan prioritas dalam memenuhi kebutuhan. Memahami kapasitas keuangan yang dimiliki juga memberikan keuntungan, di mana kita menjadi lebih leluasa mempertimbangkan opsi sumber dana tambahan. Mengakses sumber dana tambahan lain memungkinkan kita jadi bisa lebih cepat menjalankan rencana tanpa perlu lagi terlalu banyak berpikir atau lama menunda.

Sejalan dengan itu, OK Bank mencatat, banyak instansi menawarkan berbagai akses dana tambahan cepat yang aman serta bunga bersaing untuk mendukung perencanaan dan kebutuhan harian masyarakat. OK Bank tak mau ketinggalan. Perbankan asal Korea Selatan ini menawarkan program terbarunya, Me Too, yang memberikan akses mudah kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan pinjaman hingga sebesar Rp 20 juta.

“Me Too merupakan produk terbaru dari OK Bank yang saat ini berlaku bagi nasabah di wilayah Jabodetabek. Me Too tersedia bagi mereka yang membutuhkan pilihan akses dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan harian saat uang di dompet tipis, seperti untuk membayar cicilan bulanan, biaya renovasi, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Me Too juga bisa menjadi alternatif pilihan ketika masyarakat mau menggapai rencana tanpa perlu khawatir atau terus menunda-nunda,” kata Hardiansyah Ramadhan, department head retail OK Bank, Minggu (19/6/2022).

Me Too, kata dia, hadir dengan persyaratan yang sangat sederhana, yakni cukup melampirkan identitas diri (KTP) dan referensi bukti vaksin kedua. Nasabah yang ingin melakukan pengajuan juga tidak perlu melalui proses pengecekan keanggotaan BPJS. Program ini berlaku dan dapat diakses oleh mereka yang memiliki kartu kredit atau KTA di bank, seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Panin, DBS, UOB, CIMB, Maybank, BTPN, OCBC dan Permata.

“Proses pengajuan pinjaman juga cepat, hanya lima menit, dan pencairan cukup satu hari kerja, apabila dokumen yang disertakan lengkap dan sesuai. Cara mudah, aman dan nyaman ini menjadi komitmen kami dalam menghadirkan program perbankan kepada masyarakat. Diharapkan ke depannya, OK Bank dapat terus menjadi solusi terbaik dalam menjawab kebutuhan finansial masyarakat di Indonesia,” tutup Hardiansyah.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN