Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi cerdas mengelola keuangan saat terjadi resesi

Ilustrasi cerdas mengelola keuangan saat terjadi resesi

Dibayangi Resesi Global, Begini Empat Langkah Aman Kelola Uang

Sabtu, 5 November 2022 | 19:47 WIB
Majalah Investor (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Ancaman resesi global  perlu dihadapi dengan cara bijak dalam mengelola keuangan pribadi atau keluarga.  Meski pemerintah menyebut kondisi ekonomi nasional masih aman, tentu saja masing-masing orang perlu menjaga stabilitas keuangan pribadi.

Seperti diketahui, resesi ekonomi secara sederhana diartikan kelesuan ekonomi. Menurut Wikipedia, resesi kondisi di mana produk domestik bruto (GDP) mengalami penurunan atau pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut atau lebih dari satu tahun.

Salah satu dampak resesi adalah akan terjadinya banyak pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi itu akan mengakibatkan daya beli masyarakat menurun yang berimbas pada turunnya keuntungan perusahaan.

Terjadinya resesi ekonomi juga seringkali diindikasikan dengan menurunnya harga-harga yang disebut deflasi, atau sebaliknya inflasi di mana harga-harga produk atau komoditas dalam negeri mengalami peningkatan secara tajam.

Menghadapi risiko tersebut, Duitpintar.com selaku broker asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK , memberikan tips untuk menghadapi resesi agar kondisi keuangan  Anda tetap stabil.

Memiliki Asuransi

Memiliki asuransi bisa mengurangi beban keuangan dalam kondisi ketidakpastian. Dengan asuransi, beragam risiko yang bisa membebani keuangan Anda seperti jatuh sakit, kendaraan mengalami kerusakan dan lainnya dapat ditanggung.

Jangan lupa untuk memastikan asuransi yang dipilih telah sesuai dengan kondisi dan risiko yang paling mungkin terjadi terhadap Anda dan keluarga.

Selain asuransi kesehatan,  asuransi jiwa hingga asuransi mobil merupakan produk proteksi yang penting untuk dimiliki dan akan membantu menurunkan beban finansial jika terjadi berbagai hal yang tak diinginkan.

Dana Darurat Aman

Membekali diri dengan dana darurat akan membantu Anda menghadapi berbagai risiko, termasuk pemutusan kerja. Dengan jumlah ideal enam kali gaji bulanan untuk mereka yang sudah berumah tangga, dana darurat bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup jika mengalami kondisi tak terduga seperti pemutusan kerja.

Buat Skala Prioritas

Membuat skala prioritas akan membantu Anda memilah antara keinginan dan kebutuhan. Sehingga dapat disortir mana yang masuk kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Dengan begitu, Anda juga bisa memindahkan kebutuhan jangka pendek yang tidak terlalu darurat untuk investasi.

Hindari Utang Konsumtif dan Jangka Panjang

Suku bunga bank biasanya akan mengalami kenaikan cukup signifikan saat terjadinya resesi. Karena itu, sebaiknya jangan mengambil utang konsumtif atau berjangka panjang.

Namun, jika Anda telah memiliki utang jangka panjang, maka bisa memikirkan strategi untuk dapat mengatur ulang kembali utang dengan pihak kreditur. Inilah empat langkah penting yang bisa jadi pertimbangan dalam mengelola keuangan. 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com