Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI terkait Pengantar RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (10/11/2022). (Sumber: Youtube Komisi IX DPR RI)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI terkait Pengantar RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (10/11/2022). (Sumber: Youtube Komisi IX DPR RI)

PEMBAHASAN RUU P2SK

Sri Mulyani: Semua Pihak harus Jaga Independensi BI, OJK, dan LPS

Kamis, 10 November 2022 | 13:20 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id) ,Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, semua pihak harus memastikan bahwa independensi dan kredibilitas institusi-institusi yang berada dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), terutama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus dipertahankan, bahkan diperkuat. Itu penting agar kepercayaan terhadap stabilitas sektor keuangan juga tetap terjaga dan makin kuat.

“Penting bagi kita semua untuk terus memberikan signal bahwa independensi dan kredibilitas dari institusi-institusi yang ada dalam KSSK, terutama Bank Indonesia, OJK, dan LPS, tetap bisa kita perkuat dan pertahankan. Karena ini adalah aset yang paling utama dan penting di dalam menjaga stabilitas sistem keuangan,” ujar Menkeu dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI terkait Pengantar RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Sri Mulyani memastikan, penguatan-penguatan independensi tersebut bukan berarti tidak lagi melekat akuntabilitas. Itu akan dilakukan dengan tetap menunjukkan bahwa kemampuan dari institusi-institusi tersebut saat melaksanakan amanahnya dalam menjaga stabilitas, melakukan pengawasan, serta meregulasi, dilaksanakan secara kredibel dan efektif. “Ini perlu untuk menjadi perhatian kita,” tegas Menkeu.

Menurut Sri Mulyani, RUU P2SK diharapkan akan semakin memperkuat peranan Bank Indonesia yang diwujudkan dengan penegasan bahwa BI memiliki tujuan untuk mencapai stabilitas nilai tukar, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Untuk mencapai hal tersebut, BI bertugas untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, transparan, kredibel, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta menetapkan dan melaksanakan kebijakan makroprudensial,” pungkas Sri Mulyani.

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dibentuk sebagai upaya menyelenggarakan pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan demi kepentingan dan ketahanan negara di bidang perekonomian. Anggota KSSK terdiri atas Menteri Keuangan sebagai koordinator merangkap anggota dengan hak suara, Gubernur BI sebagai anggota dengan hak suara, Ketua Dewan Komisioner OJK sebagai anggota dengan hak suara, dan Ketua Dewan Komisioner LPS sebagai anggota tanpa hak suara.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com