Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Cara Atasi Masalah Keuangan dengan Minim Risiko

Jumat, 18 Desember 2020 | 20:10 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pernahkah Anda dihadapkan pada situasi dimana kebutuhan mendesak tiba-tiba datang tapi keuangan belum siap untuk mencukupinya? Sebagai contoh, anggota keluarga harus dirujuk ke rumah sakit dengan biaya yang tidak sedikit. Jika berada dalam kondisi tersebut, jalan keluar apakah yang terpikirkan oleh Anda untuk mengatasi masalah keuangan tersebut?

Guna mengantisipasi terjadinya hal mendesak tersebut, idealnya setiap orang dianjurkan untuk memiliki dana darurat. Nominalnya pun sebaiknya berada di kisaran 3 sampai 12 kali pengeluaran bulanan, tergantung dari kondisi keluarga dan keuangan seseorang. Tujuannya tidak lain adalah agar keuangan siap untuk menghadapi keadaan darurat yang membutuhkan dana dalam jumlah besar seperti contoh di atas.

Namun, bagaimana jika keuangan masih belum siap untuk mengatasi masalah tersebut? Solusi satu-satunya tentu dengan mencari bantuan dana segar dari pihak lain. Sebenarnya, ada banyak opsi yang dapat Anda pilih untuk mengatasi problem finansial yang datang secara mendadak. Demikian keterangan tertulis yang diterima, Jumat (18/12).

Di antara beberapa pilihan tersebut, Anda dapat menentukan mana yang terbaik dan paling cocok untuk dipilih tergantung dari kebutuhan serta kondisi keuangan Anda. Nah, bagi Anda yang kebingungan bagaimana mencari dana segar, berikut adalah beberapa cara yang bisa dipilih agar masalah keuangan dapat teratasi dengan mudah dan minim risiko.

1. Meminjam Dana ke Kerabat Dekat

Harta yang paling berharga adalah keluarga, Anda pasti pernah mendengar petikan lirik tersebut. Tidak peduli seberapa rendah kondisi seseorang, anggota keluarga pasti akan siap untuk menerimanya kembali dan membantunya agar bisa kembali bangkit. Hal ini nyatanya juga bisa terjadi saat Anda mengalami masalah keuangan yang serius.

Biasanya, saat ada anggota keluarga yang mengalami kesulitan finansial, anggota keluarga yang lain akan menjadi pihak pertama yang bersiap untuk membantu. Apalagi jika Anda dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak berpikir dua kali untuk membantu sesama. Karma baik sudah pasti akan kembali pada Anda ketika sedang berada di situasi yang sulit tersebut. 

Akan tetapi, saat mendapatkan bantuan dari keluarga atau teman dekat, jangan jadikan kebaikan mereka sebagai kesempatan untuk berbuat buruk. Sebab, jika kepercayaan dan hubungan kekeluargaan sudah terlanjur terputus, tidak ada satu hal pun yang bisa memulihkannya seperti sedia kala. 

2. Ajukan Pinjaman Bank

Mengajukan pinjaman di lembaga keuangan seperti bank dan koperasi juga seringkali menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah keuangan yang mendesak. Ada beragam jenis pinjaman yang dapat Anda ajukan, seperti kartu kredit, KTA atau  atau kredit tanpa agunan,  kredit dengan jaminan, dan lain sebagainya. Tentunya, pelajari dulu kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk keuangan tersebut agar tidak salah pilih layanan.

Sebagai contoh, jika Anda membutuhkan dana segar untuk membeli sebuah barang, lebih baik ajukan layanan kartu kredit. Sebaliknya, jika Anda memerlukan bantuan berupa uang tunai, maka KTA bisa menjadi opsi yang paling tepat untuk dipilih. 

Namun, perlu diingat jika proses pengajuan layanan dari bank biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Dalam kata lain, jika Anda membutuhkan bantuan dana secara mendesak, mengajukan pinjaman di bank ini barangkali bukanlah solusi yang tepat untuk dipilih.  

3. Menggadaikan Aset Berharga yang Dimiliki

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk keluar dari situasi keuangan yang sulit adalah dengan menggadaikan aset atau barang berharga, seperti elektronik atau BPKB kendaraan. Lebih aman, cara ini sering dijadikan solusi untuk dapatkan dana dengan cepat dan tanpa risiko. Namun, pastikan untuk menggunakan jasa gadai yang resmi dan terpercaya, seperti Pegadaian.

Memakan waktu sekitar 15 menit, Pegadaian dapat mencairkan dana bantuan dari barang dan aset yang digadaikan. Meski begitu, pertimbangkan baik-baik sebelum menggadaikan harta Anda karena tenor maksimal di Pegadaian hanyalah 4 bulan. Jika lebih dari itu, Anda harus mengajukan perpanjangan tenor dengan risiko beban bunga lebih tinggi atau merelakan barang berharga tersebut untuk dilelang. 

4. Manfaatkan Produk Keuangan Digital dari Fintech

Produk keuangan digital belakangan ini memang terlihat sedang naik daun. Banyak orang tertarik untuk memanfaatkan layanan dari fintech ini untuk mengatasi masalah keuangan yang sedang dialami. Bukan tanpa alasan, masyarakat tertarik dengan layanan ini karena memiliki proses pengajuan yang praktis, syarat ringan, dan pencairan dana cepat.

Namun, Anda harus ekstra hati-hati dalam memilih layanan keuangan digital ini. Pasalnya, jika salah memilih, bukan tidak mungkin Anda akan terjebak produk  pinjaman dengan bunga mencekik dan sikap tidak etis dari penyedia layanannya. Jadi, pastikan untuk mengajukan pinjaman di perusahaan fintech resmi dan terpercaya 

Pilihlah fintech terpercaya dan layak untuk dimanfaatkan. Pastikan sudah terdaftar dan telah mengantongi izin usaha dari OJK. Selain pinjaman online, biasanya perusahaan fintech ini juga menawarkan berbagai produk keuangan lain yang aman untuk diajukan dan digunakan oleh setiap nasabahnya, seperti paylater dan kredit HP.

Dengan limit kredit rata-rata mencapai 8 juta, bunga kompetitif, dan tenor bervariasi, nominal cicilan di fintech ini dapat dengan mudah Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial. Selain itu, tidak lebih dari 24 jam, dana pinjaman yang diajukan juga biasanya bisa langsung diterima di tangan nasabah. 

Tidak ada seorangpun bisa memperkirakan kapan masalah finansial akan terjadi. Namun, jika problem tersebut sudah terlanjur muncul dalam kondisi keuangan yang belum siap, Anda tentu harus mampu mencari solusi untuk bisa mengatasinya. Nah, 4 cara di atas adalah beberapa opsi jalan keluar untuk mengatasi masalah keuangan dengan lebih mudah dan minim risiko. 



 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN