Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Virtual Press Conference Future Financial Festival 2020 pada Jumat, 24 Juli 2020. Dimoderatori oleh Aurellio Kaunang (kanan atas) dan dihadiri para pembicara, yaitu Group CEO & CoFounder Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto (kiri atas), CEO dan Founder PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa (kiri bawah), dan Direktur BEI periode 2015-2018 Nicky Hogan (kanan bawah).

Virtual Press Conference Future Financial Festival 2020 pada Jumat, 24 Juli 2020. Dimoderatori oleh Aurellio Kaunang (kanan atas) dan dihadiri para pembicara, yaitu Group CEO & CoFounder Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto (kiri atas), CEO dan Founder PT Jouska Finansial Indonesia Aakar Abyasa (kiri bawah), dan Direktur BEI periode 2015-2018 Nicky Hogan (kanan bawah).

Future Financial Festival Dorong Milenial Tingkatkan Literasi Keuangan

Jumat, 24 Juli 2020 | 20:51 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Pandemi Covid-19 meningkatkan kesadaran tentang pentingnya literasi finansial bagi kehidupan sehari-hari. Peningkatan kemampuan dalam mengelola keuangan di tengah pandemi menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk beradaptasi di situasi yang tak lagi sama ini. Untuk menjawab tantangan itu, Samara Media & Entertainment akan menggelar Future Financial Festival (FFF) 2020.

FFF 2020 merupakan festival finansial dalam format online yang berlangsung selama dua hari pada 25-26 Juli 2020. Acara ini bisa disaksikan tanpa berbayar alias gratis.

Group CEO & CoFounder Samara Media & Entertainment Ben Soebiakto mengatakan, di tengah situasi ketidakpastian ekonomi, perlu adanya pembelajaran bagi masyarakat khususnya di bidang ekonomi dan keuangan. “Banyak sekali masyarakat yang perlu belajar. Tidak selalu untuk yang entertainment, tapi juga perlu pembelajaran khususnya di bidang ekonomi dan finance," kata dia dalam konferensi pers FFF 2020 secara virtual, Jumat (24/7).

Pada kesempatan yang sama, CEO dan Founder PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska) Aakar Abyasa mengatakan, sudah waktunya bagi generasi milenial untuk bisa lebih advance mengenai literasi keuangan. “Sejak tiga tahun terakhir, saving ratio naik, milenial investor naik, sudah saatnya milenial lebih jauh lagi tahu mengenai industri finansial,” jelasnya.

Aakar menegaskan, dalam FFF 2020, akan dipaparkan bagaimana milenial bisa beradaptasi dan bisa kembali berjuang dalam mengatur strategi finansialnya. Sebab, menurut dia, setelah pandemi berakhir, situasi tak akan sama.

Sementara itu, mantan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan juga menyatakan pentingnya bagi generasi milenial untuk mulai belajar berinvestasi dari sekarang. Sebab milenial punya horizon waktu yang panjang dibanding generasi sebelumnya.

"Ini adalah momentum yang paling pas bagi milenial untuk berinvestasi, karena punya waktu, horizon yang panjang, untuk menikmati hasil investasinya di kemudian hari,” ujar Nicky, yang juga CEO BeritaSatu Media Holdings (BSMH).

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika berbicara investasi, maka akan identik dengan jangka waktu yang panjang. Karena itu, antara generasi milenial dan investasi akan selalu berkaitan. “Kalau kita bicara milenial dan investasi jangka panjang, itu sesuatu yang nyambung. Artinya semakin muda, semakin belia memulai investasi, maka akan memiliki keuntungan dibandingkan generasi-generasi sebelumnya,” tutur Nicky.

Dia menambahkan, dalam berinvestasi pada instrumen saham, harus dilandasi dengan konsep berpikir bahwa membeli saham adalah membeli instrumen bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan. Dengan konsep berpikir sebagai pemilik perusahaan, risiko dari membeli saham adalah risiko sebagai pengusaha. Maka, sebagai pemilik perusahaan, membeli saham bukan berarti hanya untuk jangka pendek.

Menurut Nicky, ada perbedaan yang jelas antara berinvestasi dan berspekulasi. Tentunya apabila berinvestasi untuk jangka panjang, investasi dilakukan bukan sebagai sesuatu yang sifatnya spekulatif. “Karenanya, sebagai pemilik perusahaan untuk masa yang akan datang, kita tidak akan sekali-sekali memakai uang dapur kita atau uang kuliah untuk membeli saham,” jelas dia.

Nicky juga menegaskan, sudah saatnya untuk tidak lagi menggunakan kata “main saham”, karena yang tepat adalah “nabung saham”. Dengan pola pikir tersebut, investasi akan ditujukan sebagai bagian dari tujuan jangka panjang. “Ada kalanya menabung di bank untuk jangka pendek, tapi untuk jangka panjang saya akan tabung dalam saham,” pungkasnya.

Adapun FFF 2020 akan terbagi dalam tiga channel, yakni kelas makro ekonomi, sesi talks seputar banking talks, stock market talks, dan sebagainya, serta live music. Menurut Ben Soebiakto, Group CEO & CoFounder Samara Media & Entertainment, pembagian channel bertujuan agar partisipan tidak lelah dalam mendengarkan materi-materi yang disajikan. “Kadang-kadang, masyarakat awam belum terbiasa dengar seperti itu. Jadi setiap beberapa sesi, kita selingi dengan musik," ujar dia.

Lebih lanjut Ben mengatakan, tiga channel FFF 2020 terbagi dalam 36 sesi yang nantinya akan diisi oleh 70-80 pembicara ahli di bidangnya, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro.

Selain itu, sebanyak 24 sesi bisa diakses secara gratis, sedangkan 12 sesi berbayar dan bisa dibeli secara daring melalui Vidio.com, Go-Tix, dan Loket.com. Secara rinci, sesi berbayar FFF 2020 bisa dibeli seharga Rp 700 ribu. Pihaknya pun mengakomodir paket pembelian tiket untuk grup, dengan harga Rp 1,99 juta untuk 3 orang, paket 5 orang Rp 3,15 juta, dan paket 10 orang dengan harga Rp 5,9 juta. Acara ini ditargetkan bisa menarik pengunjung virtual hingga 50 ribu orang.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN