Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Ternak Uang Raymond Chin

CEO Ternak Uang Raymond Chin

Ini Strategi Akselerasi Bisnis dengan Teknologi a la CEO Ternak Uang

Rabu, 19 Mei 2021 | 23:07 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id   – Membangun sebuah bisnis memang tidaklah mudah. Namun, setiap wirausahawan tentu memiliki bekal tersendiri untuk dapat menjawab setiap tantangan tersebut dalam menjalankan roda bisnisnya.

CEO Ternak Uang Raymond Chin menyampaikan, banyak hal yang dapat dijadikan solusi, termasuk memanfaatkan teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis. Berikut beberapa tips memanfaatkan teknologi untuk dapat mengakselerasi sebuah bisnis dari Raymond Chin.

1.    Memanfaatkan Penggunaan Teknologi untuk Operasional Bisnis

Salah satu kesalahan umum entrepreneur pemula, banyak yang terlalu fokus melahirkan inovasi teknologi yang kompleks dan canggih tanpa menyadari ada atau tidaknya kebutuhan ini dalam bisnis yang dijalankan. 

Untuk itu, Raymond menyarankan untuk memanfaatkan teknologi yang sudah ada dan diciptakan sebelumnya. Khususnya bagi para pengusaha pemula yang masih menghemat dana operasional, gunakan fitur-fitur teknologi dalam kegiatan operasional bisnis. Raymond mencontohkan, media sosial dan marketplace menjadi aspek teknologi yang sudah lazim digunakan untuk kegiatan marketing. Dua hal ini adalah contoh dasar dari penggunaan teknologi untuk akselerasi bisnis. 

2.                Integrasi Teknologi dalam Kualitas Pelayanan dan Produk kepada Pengguna

Kecanggihan teknologi juga dapat digunakan untuk memajukan bisnis kita dibanding para pemain lain. Tapi tentu saja, kita sudah harus paham dengan perkembangan yang terjadi di pasar sekarang, termasuk kesiapan pasar (market maturity) dan kemajuan kompetitor. 

Misalnya, jika bisnis kamu adalah sebuah bisnis kelas online, kamu bisa melakukan diferensiasi dengan mengintegrasikannya dengan berbagai teknologi lain. Misalnya, kamu bisa menggunakan aplikasi chat for business untuk akuisisi dan layanan pelanggan, mengalihkannya ke sistem online ticketing untuk melakukan pembelian tiket kelas, dan mengadakan kelas dalam format terbatas di sebuah aplikasi video conference. 

Integrasi seperti ini tidak hanya akan memudahkan dari segi biaya, operasional, dan tenaga kerja, namun juga membangun sebuah user experience yang nyaman bagi pengguna. 

3.                Ciptakan Teknologi Baru sebagai Inovasi Layanan

Dalam tahap ini, teknologi tidak lagi digunakan sebagai elemen pelengkap dalam operasional maupun layanan bisnis. Namun, teknologi sudah menjadi bagian fundamental dari bisnis tersebut. Contohnya, seperti jenis bisnis yang tidak bisa jalan tanpa adanya aplikasi sendiri, tanpa website, ataupun tanpa marketplace milik sendiri. 

Jenis bisnis ini membutuhkan biaya dan waktu pengerjaan yang tentunya diperhitungkan besar. Bisnis seperti ini juga membutuhkan tenaga pengembang yang dijadikan sebagai tumpuan untuk inovasi teknologi yang dihadirkan tersebut.

Tentu saja tidak semua wirausahawan bisa sampai di tahap ini. Hal ini juga bukanlah sebuah keharusan yang perlu dilakukan oleh setiap pemilik usaha. Beberapa jenis usaha yang sudah menciptakan teknologinya sendiri seperti aplikasi super app ataupun media sosial yang sudah menjadi bagian dalam keseharian banyak orang.

Selain ketiga poin tersebut, entrepreneur berumur 26 tahun ini juga mengingatkan untuk selalu jeli menilai berada di mana posisi bisnis yang sedang dijalani.

"Jadi, lihat kembali bagaimana teknologi dapat berperan untuk pengembangan bisnis yang kamu jalankan, apakah dari segi akuisisi pelanggan, penjualan, kegiatan operasional, atau hal lainnya. Setelah bisa jawab pertanyaan ini, mulai terapkan tips praktikal untuk bisa membantu perkembangan laju bisnismu," kata Raymond.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN