Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi tawaran pinjaman online ilegal via SMS.

Ilustrasi tawaran pinjaman online ilegal via SMS.

Lakukan Hal Ini Jika Terlanjur Terjerat Pinjol Ilegal

Senin, 19 Juli 2021 | 11:29 WIB
Jayanty Nada Shofa

JAKARTA, investor.id - Pinjaman online (pinjol) ilegal kini semakin merajarela. Pinjol ini identik dengan suku bunga yang tinggi sehingga membuat penggunanya terlilit utang dengan angka yang fantastis. Belum lagi teror penagihan pinjol ilegal.

Untuk itu, masyarakat terus diimbau untuk kian waspada.  Namun, tidak sedikit masyarakat yang sudah masuk pusaran pinjol ilegal. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bagi yang sedang terjerat pinjol ilegal, ada lima hal yang perlu dilakukan. 

Pertama, segera lunasi utang tersebut. 

"Kedua, laporkan kepada Satgas Waspada Investasi dan Kepolisian," ungkap OJK, sebagaimana dikutip dari post akun Instagram resminya.

Ketiga, jika tidak sanggup membayar, ajukan keringanan seperti pengurangan bunga, perpanjangan waktu, dan lain-lain. Keempat, jangan mencari pinjaman baru untuk membayar utang yang lama.

"Kelima, jika mendapat penagihan tidak beretika (teror, intimidasi, pelecehan), segera blokir semua nomor kontak yang mengirim teror," ungkap OJK.

"Beritahu seluruh kontak di ponsel jika mendapat pesan pinjol ilegal agar diabaikan. Lapor ke polisi dan lampirkan laporan polisi ke kontak penagih yang masih muncul," imbuhnya.

Agar tidak terulang kembali pastikan cek legalitas fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK ke Kontak OJK 157 @kontak157 melalui telepon 157, WhatsApp 081 157 157 157, atau email konsumen@ojk.go.id.

Masyarakat juga bisa melihat daftar penyelenggara fintech lending terdaftar dan berizin di OJK lewat tautan berikut ini

Diketahui, per 29 Juni 2021, sebanyak 124 penyelenggara fintech lending telah terdaftar dan mengantongi izin OJK.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN