Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Live Talk Literasi Keuangan Goes to Campus, Selasa (15/9).

Live Talk Literasi Keuangan Goes to Campus, Selasa (15/9).

Milenial Perlu Waspadai Ciri-Ciri Investasi Ilegal

Selasa, 15 September 2020 | 11:12 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dalam memulai sebuah investasi, penting bagi kaum milenial untuk berhati-hati dan berpikir logis. Terlebih, menghadapi banyaknya tawaran menggiurkan dari produk-produk investasi ilegal yang menjanjikan imbal hasil besar dalam waktu singkat.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengingatkan beberapa ciri investasi ilegal yang harus diwaspadai. “Kalau sebelum investasi, anda harus lihat dua L, yaitu Legalitas dan Logis. Tawaran investasi perlu dicek legalitasnya di OJK, di nomor telepon 157. Dan harus logis, salah satu indikator tidak logis adalah menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat,” kata Tirta Segara saat menjadi Keynotes speaker pada acara Live Talk Literasi Keuangan Goes to Campus, Selasa (15/9).

Live Talk yang mengusung tema ‘Merencanakan Financial Freedom Untuk Milenial’ tersebut, menghadirkan Tirta Segara sebagai Keynotes Speaker, Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro sebagai Opening Speaker, Executive Vice President Wealth Management Division BRI Tina Meilina, Direktur Pemasaran BRI Life Anik Hidayati, serta Dosen dan Guru Besar FEB Universitas Indonesia Budi Frensidy sebagai Panelis, dan Primus Dorimulu sebagai Moderator.

Tirta mencontohkan ciri investasi yang patut dicurigai adalah yang menjanjikan imbal hasil besar dalam waktu singkat. “Misalnya, imbal hasil 10% dalam waktu sebulan. Investasi di mana, hari gini bisa dapat imbal hasil 10% dalam sebulan? Itu sangat tidak logis,” tegas dia.

Dia melanjutkan, kasus tidak logis lainnya di antaranya adalah menjanjikan bonus dalam perekrutan menjadi anggota (member). Selain itu juga memanfaatkan tokoh masyarakat atau tokoh agama serta influencer, untuk disalahgunakan oleh investasi ilegal.

“Hati-hati kalau dipasang tokoh-tokoh itu,” tutur dia.

Tirta menambahkan, investasi yang menjanjikan tidak adanya risiko dan bisa dijual kapan saja serta dapat dikembalikan penuh, juga patut dicurigai. “Semua investasi itu ada risikonya,” ungkap dia.

Terakhir, kata Tirta, adalah sisi legalitasnya. “Dan ini bisa anda cek, apakah tawaran sebuah investasi itu legal atau tidak. Coba dicek di OJK dengan nomor telepon 157, atau whatsapp ke nomor 081157157157 untuk mengetahui legalitas investasi tersebut,” ungkap dia.

 

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN