Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Siapkan Dana Pendidikan Sedini Mungkin

Jumat, 16 Juli 2021 | 17:10 WIB
Parina Theodora

Jakarta- Musim ajaran baru telah dimulai. Meski sebagian besar sekolah kini menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ), biaya sekolah tetap harus dibayar dan pendidikan harus tetap berjalan. Agar anak tetap mendapatkan jaminan terhadap pendidikan, para orang tua harus siap dengan biaya pendidikan anak yang trennya terus naik tiap tahun. Supaya pendidikan anak aman, dan orang tua tenang anak tidak putus pendidikan, orang tua harus mulai menyiapkan dana pendidikan dari sekarang.

Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mengatakan jangka waktu pendidikan yang harus ditempuh oleh masing-masing anak sudah bisa diketahui. Menurutnya, dari periode pendidikan ini bisa diperkirakan biaya yang dibutuhkan sampai nantinya si anak menyelesaikan pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi. Namun, ia mengingatkann untuk tidak melupakan faktor inflasi.

“Biaya masuk sekolah untuk tingkat SD hingga SMA swasta beragam, di kisaran Rp 20 juta-Rp 50 juta. Belum lagi biaya masuk universitas yang bisa puluhan juta atau bahkan ratusan juga. Jangan lupa, tidak hanya harga barang, biaya pendidikan juga mengalami kenaikan setiap tahunnya, yang saat ini naik di kisaran 15% per tahun” katanya.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar orang tua mulai membuat beberapa pos investasi untuk masing-masing jenjang, seperti pos pendidikan SMP, SMA atau universitas. Salah satu caranya, tambahnya, tempatkan dana di instrumen investasi yang tepat.

“Tetap fokus pada tujuan, serta tambahkan porsi investasi jika ada dana berlebih seperti bonus atau THR. Ingat, pendidikan adalah investasi masa depan bagi anak. Siapkan dana pendidikan sedini mungkin, agar tidak menyesal kemudian,” ujarnya.

 

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN