Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Agus Wawan (kiri), Pemilik Mayangkara Group bersama pengusaha Ardie Bakrie.

Agus Wawan (kiri), Pemilik Mayangkara Group bersama pengusaha Ardie Bakrie.

Skil Kedua, Mayangkara Group Terapkan Agama Sebagai Fondasi Bisnis

Sabtu, 24 April 2021 | 12:32 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Tidak semua pelaku bisnis berorientasi hanya untuk meraih keuntungan materi semata tanpa memikirkan kondisi lingkungan sekitar. Salah satunya Agus Wawan atau yang dikenal sebagai Agwan Mblitar. Dia dan keluarganya merupakan pengendali Mayangkara Group yang berbasis di Blitar, Jawa Timur.

Salah satu portofolio Mayangkara Group ialah SPBU. Saat ini bisnis Agwan Mblitar dan keluarganya sudah memiliki 23 SPBU di Indonesia. Dari terbukanya SPBU milik Agwan Mblitar dan keluarganya membuat ia memiliki banyak karyawan. Saat ini Agwan Mblitar memiliki 1.500 hingga 2.000 karyawan.

Menurutnya, cara melatih karyawannya pun juga berbeda dengan yang lain. Di saat pebisnis yang lain mengutamakan skill atau etos kerja yang bagus, berbeda dengan Agwan Mblitar dan keluarganya yang justru semua karyawan yang bekerja di Mayangkara Group harus bisa mengaji.

Mayangkara Group mendidik karwayannya dengan cara yang sangat religius. Dalam membentuk karakter karyawannya pondasi yang ditanamkan oleh ayah dari Agwan Mblitar sendiri ialah harus bekerja untuk akhirat.

“Pertama kali yang diucapkan ayah saya kepada karyawannya ialah, 'Kamu kerja disini bukanlah buat dunia, melainkan kamu kerja disini untuk akhiratmu nanti'," kata Agwan Mblitar, Sabtu (24/4/2021).

Jadi dalam mendidik karyawan di Mayangkara Group yang pertama bukanlah knowledge atau materinya, melainkan pondasinya adalah jiwanya ataupun mentalnya.

Selain itu, Mayangkara Group juga mewajibkan seluruh karyawannya untuk mengaji dan sholat malam setiap harinya.

Agwan Mblitar dan keluarganya pun membuat TPQ di setiap unit – unit kerja, agar karyawan dapat mengaji setiap harinya. Dan untuk memonitor atau memastikan karyawan sholat malam, ayah dari Agwan Mblitar ini bertausiyah setiap pukul 2,3 hingga 5 pagi dan seluruh karyawannya pun harus merespon tausiyah tersebut.

Adapun beberapa admin untuk mengawasi karyawan – karyawan untuk tetap menjalankan kewajibannya agar sesuai dengan visi misi yang telah di tetapkan oleh Mayangkara Group ini.

Tidak hanya itu, program mulia lainnya, Mayangkara Group rutin memberangkatkan 30 karyawannya untuk umroh 2 kali dalam setahun. Karyawan yang rajin dalam menjalankan mengaji dan sholat malamnya akan mendapatkan rangking, dan ranking 1 hingga 17 akan diberangkatkan umroh gratis oleh Mayangkara Group, sisanya dari ranking yang rajin akan diundi untuk berangkat umroh tersebut.

“Kita bekerja itu bukan hanya untuk hari ini, melainkan uangmu untuk anak-anakmu untuk menyekolahkan dan memberi makan hingga jadi mengalir di darah mereka. Kamu harus pastikan bahwa itu dari sumber yang baik dan kamu juga akan diminta pertanggungjawaban nanti, bagaimana kamu mnegelola anak buahmu, sudah kamu arahkan ke jalan yang baik nggak,” demikian pesan Abah Agwan Mblitar kepada anak – anaknya.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN