Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdagangan obligasi di bursa

Perdagangan obligasi di bursa

Tingkat Kupon 6,3%, Saving Bond Retail Seri 009 Mulai Ditawarkan

Nasori, Senin, 27 Januari 2020 | 14:36 WIB

JAKARTA, investor.id - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai hari ini, Senin (27/1) 09.00 WIB, membuka penawaran investasi Saving Bond Retail Seri 009 (SBR009). Penawaran ini ditutup pada tanggal 13 Februari 2020 pukul 10.00 WIB.

Dalam publikasinya hari ini, Senin (27/1), Kemenkeu menyebutkan, investasi yang aman karena dijamin pemerintah ini, dapat dipesan mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar dengan tingkat kupon 6,3% per tahun. Besaran kupon ini berlaku sebagai kupon minimal (floor rate).

"Artinya, walaupun tingkat kuponnya dapat berubah-ubah setiap tiga bulan sesuai dengan perubahan BI 7 Days Reverse Repo Rate, namun tingkat kupon SBR009 tidak akan lebih rendah dari 6,30% per tahun," tulis Kemenkeu.

SBR009 memiliki bentuk dan karakteristik obligasi negara tanpa warkat, sehingga tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption).

Investasi ini memiliki tenor dua tahun sehingga akan jatuh tempo pada 10 Februari 2022.

Pemesanan pembelian terhadap SBR009 dapat dilakukan melalui sistem elektronik (online) yang disediakan oleh 24 mitra distribusi (midis) dalam empat tahap yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi/setelmen.

Ke-24 mitra distribusi itu meliputi 15 bank umum, empat perusahaan efek, tiga perusahaan efek khusus (APERD Financial Technology), dan dua perusahaan financial technology (peer-to-peer lending).

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA