Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Tips agar Pengajuan Pinjaman Online Lebih Aman dan Nyaman

Senin, 10 Mei 2021 | 15:09 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Tertimpa masalah keuangan mendesak tapi bingung bagaimana cara mengatasinya? Ingin ajukan pinjaman di bank, tapi terkendala syarat yang ribet dan tak mampu dipenuhi? Masalah tersebut nyatanya masih kerap dirasakan oleh sebagian kalangan masyarakat, khususnya yang belum pernah mengajukan pinjaman dan tak memiliki aset berharga untuk dijadikan sebagai jaminan atau agunan.

Untungnya, imbas dari kemajuan teknologi, pengajuan pinjaman sekarang jauh lebih mudah dilakukan secara online. Dengan syarat yang ringan dan proses yang simpel, pinjaman online atau pinjol mampu diakses oleh masyarakat dari kalangan manapun. Bahkan, pada beberapa layanan, pengajuan pinjaman online bisa dilakukan hanya dengan bermodalkan KTP dan slip gaji saja. 

Meski begitu, bagi orang awam atau tak memiliki pengalaman menggunakan layanan keuangan digital, mengajukan pinjaman online bisa terasa membingungkan dan bikin was-was. Lebih-lebih dengan banyaknya pemberitaan mengenai pinjol ilegal yang masih terus menjerat korban hingga kini.

Ya, mengajukan pinjaman online memang tetap perlu dilakukan dengan hati-hati, kendati cukup mudah untuk dilakukan. Jika sampai terjebak pada layanan yang salah, ada sederet konsekuensi yang bakal dirasakan oleh pengguna.

Mulai dari, pencurian dan penyalahgunaan data pribadi, bunga selangit, denda keterlambatan yang besar, hingga metode penagihan yang tidak manusiawi. Selain itu, pada layanan pinjol legal sekalipun, peminjam masih harus bersikap bijak karena tingkat suku bunga pinjaman ini relatif lebih tinggi. 

Lantas, bagaimana cara yang baik dan aman untuk menggunakan produk pinjaman online? Tak perlu risau, ada banyak tips yang bisa dilakukan guna meminimalisir risiko buruk pinjaman online seperti berikut ini. 

1. Pilih Pinjaman Online yang Terdaftar OJK

Tips yang satu ini bisa dibilang adalah tips yang wajib dilakukan oleh siapa saja yang berencana mengajukan pinjaman online. Dengan mengajukan pinjaman pada layanan yang terdaftar OJK, segala hal terkait aktivitas kredit, seperti, suku bunga, tenor pelunasan, hingga metode penagihan akan disesuaikan dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Lain halnya saat Anda mengajukan pinjaman online pada layanan ilegal dan tak jelas asal-usulnya. Selain membebankan tingkat bunga dan denda keterlambatan terlampau tinggi, pinjol ilegal juga seringkali melakukan penagihan dengan cara tidak manusiawi seperti yang sering diberitakan oleh media massa.

Oleh karena itu, sebelum mengajukan, pastikan dulu legalitas dan status terdaftarnya di OJK. Untuk mengecek status tersebut, Anda bisa mengunjungi situs resmi OJK. 

2. Ajukan dengan Nominal yang Pas dan Cek Besaran Bunganya

Hal penting lainnya yang harus Anda lakukan adalah menentukan nominal pinjaman secara akurat dan pastikan besaran bunganya tetap terjangkau. Tergantung dari kebijakan platform pinjol dan tenor yang dipilih, tingkat bunga yang Anda terima bisa sangat bervariasi. 

Tips ini wajib Anda lakukan agar terhindar dari risiko tak mampu melunasi cicilan tepat waktu, apalagi sampai menunggak. Pasalnya, kalau hal tersebut sampai terjadi,

Anda tak hanya harus membayar denda keterlambatan yang mungkin langsung membengkakkan cicilan, namun juga mendapatkan skor kredit yang buruk. Oleh sebab itu, agar aktivitas pinjaman dapat berlangsung dengan lebih lancar dan aman, usahakan untuk mempertimbangkan dengan matang nominal dana yang bakal dipinjam, tingkat bunga, dan tenor pelunasannya.

3. Cari Tahu Rekam Jejak Fintech Pinjaman Online

Tak hanya memastikan status terdaftar OJK, Anda juga perlu mencari tahu rekam jejak dari platform pinjaman online. Caranya bisa dengan melihat review atau ulasan yang tersebar di media sosial maupun forum digital yang independen. Biasanya, masyarakat akan menuliskan ulasan mengenai pengalaman mereka menggunakan sebuah pinjaman online. 

Di samping itu, Anda juga wajib membaca seluruh syarat dan ketentuan pengajuan. Dengan begitu, Anda bisa memahami segala risiko dan lebih bijak dalam memilih pinjaman online terbaik

4. Pastikan Layanan Pinjaman Online Memiliki Cukup Banyak Nasabah Aktif

Tips terakhir, guna menjamin keamanan sebuah platform atau layanan pinjaman online, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu jumlah nasabah aktifnya, apakah terbilang banyak atau tidak.

Dengan jumlah pengguna aktif yang masih banyak, artinya operasional pinjaman online dalam kondisi yang kondusif dan meyakinkan. Sebaliknya, jika jumlah nasabah terlalu sedikit, jangan ragu untuk mencari layanan lainnya agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan nantinya. 

Dengan mempraktekkan 4 tips di atas, risiko buruk pinjaman online bisa diminimalisir. Meski begitu, Anda tetap harus memanfaatkan layanan tersebut dengan bijak dan berkomitmen untuk melunasinya hingga tuntas. Kalau tidak, pinjaman online hanya akan memperburuk kondisi keuangan Anda akibat beban bunga dan denda keterlambatan yang terus menumpuk. 



 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN