Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Utamakan Investasi Akhirat

(gor/ant), Senin, 23 Oktober 2017 | 03:51 WIB

Investasi akhirat menurut Dade Hermawan merupakan hal yang lebih penting dibandingkan menumpuk harta di dunia. Dengan berprinsip pada hal tersebut, Dade tidak mengejar imbal hasil (return) tinggi ketika mengelola likuiditasnya.

 

Pria yang menjabat sebagai pemimpin divisi internal audit di PT Bank BNI Syariah ini menilai, investasi akhirat sebagai sebuah kewajiban. ”Bagi saya ini sebuah kewajiban, ketika yang lain tidak terlalu memikirkannya,” kata dia di Jakarta, baru-baru ini.

 

Oleh karena itu, dia memilih instrument yang tepat untuk mendukung investasi akhirat tersebut.” Wakaf salah satu bentuk investasi akhirat yang bisa digunakan,” tambah dia.

 

Meski fokus pada investasi akhirat, bukan berarti alumnus Universitas Lampung ini sama sekali tidak berinvestasi. Dia memilih deposito dan tabungan, meskipun dia mengetahui return dari investasi di kedua instrumen tersebut cenderung menurun seiring penurunan suku bunga simpanan.

 

”Yang penting likuid, apabila ada kebutuhan mendesak bisa langsung diambil, saya tidak masalah suku bunga rendah,” terang dia.

 

Investasi tersebut, lanjut dia, tidak digunakan untuk membeli barang konsumsi ataupun memperkaya diri. Akan tetapi, Dade menggunakannya untuk membiayai kebutuhan pendidikan anakanaknya.

 

”Saya persiapkan investasi untuk kebutuhan pendidikan anak-anak, bukan untuk memikirkan akan digunakan untuk diri sendiri,” jelas dia.

 

Dia menambahkan, setiap anak memiliki rezekinya masing-masing, yang terpenting bagi dia adalah mempersiapkan pendidikan anak supaya bisa menghidupi diri sendiri pada masa depan. (gtr)

BAGIKAN