Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala KSP Moeldoko. Sumber: BSTV

Kepala KSP Moeldoko. Sumber: BSTV

Jenguk Syekh Ali, Moeldoko Tegaskan Kasus Penusukan Diusut Tuntas

Rabu, 16 September 2020 | 04:50 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id - Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko menjenguk Syekh Ali Jaber di kediamannya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (15/9), setelah ulama kelahiran Arab Saudi itu menjadi korban penusukan dalam sebuah acara di Lampung beberapa hari lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko menegaskan aparat keamanan saat ini sedang bekerja keras untuk mengungkap dan menuntaskan kasus ini secara transparan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Pemerintah mengecam keras aksi penusukan dan tindak kekerasan terhadap ulama. Pemerintah meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Ini bukan kriminalisasi ulama. Syekh Ali Jaber adalah korban,” kata Moeldoko dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (15/9).

Dalam pertemuan itu, Syekh Ali menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan Moeldoko dan menjelaskan saat ini kondisinya telah membaik.

Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal saat mengisi pengajian.  di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). Foto: IST
Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal saat mengisi pengajian. di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). Foto: IST

“Saya percaya kepolisian akan mengusut tuntas masalah ini. Tolong jangan kaitkan insiden ini dengan unsur- unsur politik,” tegas Syekh Ali.

Syekh Ali Jaber berpesan kepada umat Islam agar tidak mudah terpancing dan diadu domba. Ia meminta agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah.

“Jangan ada umat Islam yang mau diadu domba karena kejadian ini,” kata Syekh Ali

Pada kesempatan tersebut Syekh Ali juga menitipkan pesan untuk Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana agar selaku diberikan kesehatan sehingga dapat terus memimpin Indonesia melewati pandemi ini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengatakan lembaganya bersama penegak hokum mendalami informasi yang menyebutkan pelaku penusukan ulama Syekh Ali Jaber berinisial AA mengalami gangguan jiwa.

“Berdasarkan keterangan beberapa saksi dan informasi dari lingkungan keluarga menyebutkan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber mengalami gangguan jiwa sudah sejak 5 tahun lalu,” kata Boy Rafli dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/9). (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN