Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian dan Ketua KCKPEN Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Menko Perekonomian dan Ketua KCKPEN Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Menko Perekonomian: Sudah 179 Ribu Dosis Vaksin Digunakan

Selasa, 26 Januari 2021 | 13:00 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan 179 ribu dosis vaksin telah digunakan per 25 Januari dari total 1,48 juta dosis vaksin yang terdistribusi. Untuk mencapai herd immunity maka vaksinasi harus dilakukan untuk 70% dengan kebutuhan vaksin hingga 426,8 juta dosis

“Program vaksinasi tahap pertama ini diperkirakan untuk 1,3 juta tenaga kesehatan dan pelayanan publik diharapkan ini bisa mencapai target dan saat sekarang telah sekitar 179 ribu orang telah divaksinasi,” ucap Airlangga dalam seminar daring Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 "Akselerasi Pemulihan Ekonomi", Selasa (26/1).

Pemerintah menargetkan proses vaksinasi selesai dilakukan pada akhir tahun 2021. Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang melakukan vaksinasi di awal tahun dengan didahului oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021.

Adapun tahapan sasaran penerima vaksin Covid-19 gratis adalah gelombang pertama yaitu Januari hingga April 2021 untuk 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta pelayan publik, serta 21,5 juta orang lanjut usia.

Kemudian gelombang kedua yaitu April 2021 hingga Maret 2022 untuk 63,9 juta masyarakat rentan di daerah risiko penularan tertinggi dan 77,4 juta masyarakat lain.

“Pemerintah sudah membuat jadwal di mana ada percepatan terhadap 77 juta masyarakat yang rencana awal Januari-Maret tahun depan itu ditarik ke depan,” ucap Airlangga.

Pemerintah akan terus memonitor jalannya proses vaksinasi terhadap masyarakat serta meningkatkan disiplin protokol kesehatan melalui 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selain itu pemerintah juga terus mengupayakan penurunan fatality rate juga tetap menjadi fokus pemerintah yang meliputi tracing, testing, dan treatment sejalan dengan dipastikannya ketersediaan obat serta ketersediaan rumah sakit.

“SOP protokol yang baik juga diberlakukan sehingga beberapa rumah sakit bisa menangani secara baik dan tingkat kapasitas dari pelayanan kesehatan baik itu ketersediaan tempat tidur maupun ruang diisolasi,” ucap Airlangga.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN