Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh (kedua dari kanan) bersama dengan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu (kanan), dan pimpinan redaksi media massa berdiskusi saat acara Lunch Pemred Bersama Surya Paloh di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Foto: Suara Pembaruan / Yeremia Sukoyo

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh (kedua dari kanan) bersama dengan Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu (kanan), dan pimpinan redaksi media massa berdiskusi saat acara Lunch Pemred Bersama Surya Paloh di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019. Foto: Suara Pembaruan / Yeremia Sukoyo

SURYA PALOH:

Negara Demokrasi Perlu Proses Check and Balances

Yeremia Sukoyo, Jumat, 1 November 2019 | 22:39 WIB

JAKARTA, investor.id - Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh menegaskan, partainya akan tetap komitmen mendukung penuh jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penegasan tersebut disampaikan setelah Partai Nasdem melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah petinggi PKS.

“Justru, kami sedang menikmati berada dalam pemerintahan. Kami pun (Partai Nasdem dan PKS) saling menghormati,” kata Surya Paloh saat menjadi tuan rumah pertemuan dengan pimpinan media massa dalam dan luar negeri di DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (31/10).

Dalam pertemuan pimpinan media massa dalam dan luar negeri yang dikemas dalam acara “Lunch Pemred Bersama Surya Paloh” itu dihadiri Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings, Primus Dorimulu.

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 50 pimpinan media massa itu, Surya Paloh menyadari dan menghormati posisi PKS yang berkomitmen menjadi oposisi atau berada di luar pemerintahan. Namun, posisi PKS tersebut tentunya tidak menjadi penghalang bagi partainya untuk berkomunikasi.

“Kami menyadari, tidak semua masalah dapat diselesaikan dalam rapat dan kadang-kadang bisa kita selesaikan dengan duduk bersama dan minum kopi seperti saat ini,” ucap Surya Paloh.

Menurut Surya, dirinya selama ini memang terbiasa untuk terus membuka dialog dengan siapa pun, tidak hanya dengan elite atau pimpinan partai maupun pejabat. Surya bahkan menegaskan dirinya juga melakukan dialog dengan pimpinan media massa seperti yang sedang dilakukannya.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh juga menyampaikan bahwa dimana pun negara demokrasi tentunya tetap memerlukan oposisi sebagai sarana checks and balances. “Jika anda tidak ada oposisi, justru membahayakan sistem demokrasi itu sendiri. Saya memang mengatakan, demokrasi tetap memerlukan proses checks and balances. Ketika hal itu tidak hadir, demokrasi akan rusak,” ujar Surya Paloh.

Surya Paloh sebelumnya sempat menyatakan jika semua partai bergabung ke pemerintahan, maka Partai Nasdem akan menjadi oposisi. Namun, kata Surya, pernyataan tersebut tidak lantas langsung diartikan partainya akan mengambil jalan oposisi. Sementara itu, Surya Paloh mengatakan Partai Nasdem belum menjadi media darling bagi insan pers di Tanah Air, padahal kontribusi Partai Nasdem dalam mengawal NKRI, menjaga pluralisme, dan pemberantasan korupsi tidak perlu diragukan lagi.

“Namun hal itu tidak mengapa, tetapi suatu saat Partai Nasdem pasti akan menjadi media darling,” ujar Surya Paloh. 

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA