Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menlu Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: SIT

Menlu Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: SIT

Retno-Erick Tuntaskan Kerja Sama Global untuk Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2020 | 22:10 WIB
Investor Daily

JENEWA, investor.id - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir merampungkan perjalanan diplomatiknya di Bern dan Jenewa Swiss, Jumat (16/10). Langkah kedua menteri kabinet Indonesia Maju itu jadi bagian untuk menuntaskan kerja sama bilateral dan multilateral terkait pemulihan kesehatan dan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Dalam keterangan pers virtualnya, Menlu Retno Marsudi menjelaskan bahwa rangkaian perjalanannya dan Menteri BUMN membahas sejumlah agenda terkait kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan buruh. Di tingkat bilateral, Indonesia dan negara sahabat semakin memperkuat komitmen kerja sama dengan prinsip saling menghormati.

Menlu Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST
Menlu Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST

"Swiss adalah mitra terbesar keempat Indonesia di Eropa. Nilai perdagangan kedua negara US$ 2,1 miliar," kata Menlu, Jumat (16/10).

Sedangkan di level mutilateral, Indonesia jadi bagian penting dari komunitas global dalam upaya pemulihan kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Di Swiss, Retno dan Erick bertemu dengan wakil presiden Swiss dan petinggi bisnis di negara tersebut. Menlu dan Menteri BUMN juga mengadakan pertemuan dengan Dirjen WHO dan CEO Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI), dan perwakilan Unicef.

"Perjalanan ini dalam upaya pengamanan komitmen terkait ketersediaan vaksin baik dalam kerangka kerja sama bilateral dan multilateral," ujar Menlu.

Kepercayaan Negara Lain terhadap RI

Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST
Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST

Sedangkan Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan pertemuan dengan Swiss semakin memperkuat kerja sama strategis di sektor ekonomi dan kesehatan. Dari Swiss, Erick memberikan kabar baik terkait dengan komitmen kerja sama antara perusahaan BUMN dengan perusahaan raksasa global. Hal ini terkait kerja sama antara PT KAI dan perusahaan produksen kereta dunia Stadler Rail.

"Setelah kemarin di Inggris Bio Farma diakui sebagai perusahaan kelas dunia oleh CEPI. Kini di Swiss, PT KAI menjalin kerja sama dengan Stedler. Ini dalam rangka menegaskan posisi KAI sebagai 'pemain' di level regional," kata Erick.

KAI dan Stadler akan bekerja sama dalam memproduksi rangkaian kereta. Tak hanya di Indonesia melainkan juga di kawasan Asia Oseania. "Stadler juga menyatakan akan membangun kantor pusat regionalnya untuk kawasan Asia dan Oseania di Indonesia. Ini merupakan kepercayaan dan apresiasi," ujar Erick.

Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST
Menteri BUMN Erick Thohir di Jenewa, Swiss. Foto: IST

Selain Bio Farma dan KAI yaang menjalin kesepakatan kerja sama besar dengan perusahaan dunia, Erick optimistis akan semakin banyak lagi BUMN yang melebarkan sayapnya ke pentas global. "Akan banyak lagi perusahana BUMN berkualitas global dan internasional," ujarnya.

Selain kesepakatan bisnis, Erick mengatakan perjalanannya dan Menlu ke Inggris dan Swiss adalah dalam rangka memastikan kerja sama dalam penanganan Covid-19. Ini terutama dalam memastikan ketersediaan vaksin bagi rakyat.

"Alhamdulillah rangkaian perjalanan ke Inggris dan Swiss sangat baik. Penting bagi Indonesia untuk terus menjadi bagian dari dunia dalam menangani Covid-19 . Semua jadi bagian kita untik memastikan keamanan untuk rakyat Indonesia," kata Erick.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN