Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Wapres Maruf Amin. Sumber: BSTV

Wapres: Spirit Nyepi Sesuai Social Distancing

Kamis, 26 Maret 2020 | 05:00 WIB

JAKARTA, investor.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan semangat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942 bagi umat Hindu sesuai dengan imbauan Pemerintah untuk menjalankan jaga jarak atau social distancing selama pandemi Covid-19.

"Di tengah wabah Virus Korona yang melanda bangsa ini, spirit Nyepi sejalan dengan seruan social distancing. Perayaan Nyepi yang dijalankan umat Hindu sejatinya menjadi refleksi yang indah bagi kita semua," kata Wapres Ma'ruf dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (25/3).

Wapres Ma'ruf juga mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Wapres berharap perayaan Nyepi di tengah wabah Covid-19 dapat memberikan kekuatan kepada umat Hindu dan seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi cobaan pandemi tersebut.

"Saudara2 seluruh umat Hindu di Tanah Air, saya mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942. Kiranya kita tetap diberi kekuatan untuk menghadapi tantangan yang tidak ringan. Namun dengan keyakinan dan kebersamaan, Insya Allah cobaan ini akan kita dapat lalui," katanya.

Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengajak seluruh umat Hindu di Tanah Air untuk menjadikan Hari Raya Nyepi 2020 sebagai momentum untuk kembali pada esensi agama, yakni merawat kemanusiaan.

Menurut siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Rabu, Menteri Agama berharap umat Hindu dapat menggali makna terdalam yang diyakini dari peringatan Hari Suci Nyepi dan menjadikannya sebagai sumber inspirasi untuk menata perbuatan, perkataan, dan pikiran menjadi Tri Kaya Parisudha atau tiga perbuatan yang suci dan bersih.

Ia mengapresiasi langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dalam melakukan penyesuaian pelaksanaan Tawur Kesanga guna mencegah penyebaran Covid-19. Tawur Kesanga dilakukan dengan melibatkan petugas dalam jumlah terbatas serta menjalankan panduan protokol pencegahan penularan Virus Korona.

Sementara itu, perayaan Nyepi di Bali tidak mengadakan pawai Ogoh-Ogoh pada Selasa (24/3) atau sehari sebelum Hari Raya, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Gubernur Bali I Wayan Koster juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap tinggal di rumah setelah Hari Raya Nyepi berakhir agar upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Pulau Dewata tersebut optimal.

Hari Raya Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak Rabu pukul 06 WITA hingga Kamis (26/3) pukul 06.00 WITA. (b1/ant)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN