Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Gandeng PP Urban, BTN Genjot Penyaluran KPA Senilai Rp 748 Miliar

Jumat, 10 Agustus 2018 | 13:57 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Membaiknya kondisi pasar properti, semester kedua PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, tancap gas mengejar penyaluran Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) baik subsidi maupun non subsidi sebesar Rp748 miliar.

“Target yang dipatok tersebut lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu yang mencapai Rp685 miliar,” ujar Direktur Consumer Bank BTN Budi Satria, usai menandatangani kerjasama pembiayaan KPA dengan PT PP Urban di Jakarta, Kamis (12/8).

Budi mengatakan, bank BTN sampai dengan Juni 2018, penyaluran KPA masih sebesar Rp 395 miliar atau sekitar 52% dari target. Angka pencapaian penyaluran KPA per Juni 2018 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp257 miliar.

Sejumlah strategi dilakukan Bank BTN untuk mengejar target, diantaranya menggandeng pengembang besar yang agresif membangun hunian vertikal, diantaranya dari BUMN Karya sebagai bentuk sinergi BUMN, seperti PT PP Urban,Perumnas, Adhi Karya Grup dan lebih dari 60 pengembang besar di Indonesia.

“Awal tahun ini kami komitmen untuk ikut pembiayaan apartemen dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) dengan PT PP Urban, dan kami menjalin kemitraan dengan para pengembang apartemen yang banyak membidik segmen menengah,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria.

Untuk memperkuat penyaluran KPA, Bank BTN siap menawarkan pembiayaan KPA subsidi dengan sekama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang akan disalurkan semester II. Segmen yang dibidik BTN juga sesuai dengan proyek PP Urban yang sedang giat mengembangkan apartemen dengan harga sekitar Rp200 juta di wilayah Serpong sebanyak 1.700 unit dan di Teluk Jambe Karawang sebanyak 2.600 unit.

“Porsi pembiayaan KPA masih lebih kecil dibandingkan KPR namun seiring dengan menyempitnya lahan dan gaya hidup urban yang semakin digemari, Kami optimistis KPA dapat terus meningkat permintaannya,” kata Budi.

Pengembangan kerjasama dengan para pengembang hunian vertikal dapat mempercepat target Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah. Selain memastikan pasokan hunian berkualitas, Bank BTN juga memastikan skema KPA yang memudahkan masyarakat memiliki rumah impian.

BTN juga berikan promo terbaru yang diberikan Bank BTN untuk mendongkrak penjualan PP Urban adalah Promosi Bebas Merdeka yang menawarkan bunga KPA sebesar 8,25% flat selama tiga tahun. Proses akad KPA pun dibuat mudah dengan membayar booking fee, tanpa biaya provisi, dan biaya administrasi.

Sementara promo KPR yang sedang berjalan adalah KPR Bebas Merdeka yang berlaku sepanjang Agustus ini, diantaranya bebas bayar pokok angsuran selama 2 tahun, diskon biaya provisi dan administrasi sebesar 73%.

Direktur Utama PT PP Urban Nugroho Agung Sanyoto menambahkan, pada kuartal kedua tahun 2018 ini, PT PP Urban terus ekspansi bisnis propertinya. Dengan konsep, Urban Development, PP Urban siap menyukseskan program Satu Juta Rumah dari Pemerintah dengan berkontribusi pemenuhuhan kebutuhan hunian terjangkau untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Urban Development hadir di pasar properti tanah air dengan brand Urbantown. Sebuah konsep hunian terjangkau dengan menyasar kelas menangah bawah,” kata Nugroho.

Pihaknya juga sambut positif perjanjian kerjasama antar BUMN ini nantinya akan diteruskan untuk proyek-proyek Urbantown di masa mendatang. “Urbantown merupakan signature project PP Urban. Proyek ini dirancang sebagai jawaban dari kebutuhan backlog perumahan nasional sekaligus penyediaan hunian terjangkau yang berkualitas untuk semua kalangan.

Proyek Urbantown pertama yang sudah mulai dipasarkan adalah Serpong. Proyek yang tahun lalu diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini rencananya akan dibangun dua menara dengan jumlah hunian sebanyak lebih dari 1.200 unit. Urbantown Serpong dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk memiliki unit terbaik dengan harga terjangkau.

Promosi Bebas Merdeka memudahkan konsumen untuk mendapatkan suku bunga 8,25% flat selama tiga tahun, bebas semua biaya administrasi, biaya provisi, biaya appraisal, bebas bayar DP, bebas angsuran pokok selama dua tahun, dan kesempatan untuk bisa langsung akad jual beli hanya dengan membayar booking fee saja.

Sebagai informasi, proyek lain dari Urban Development yang sedang dalam tahap konstruksi adalah Urbantown Karawang. Proyek hunian terjangkau pertama di Karawang ini dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare. Urban Development juga tengah mempersiapkan satu proyek lain di bilangan Sudimara, Ciputat, Tangerang Selatan. (imm)


Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN