Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BTN juga akan berekspansi dalam pembiayaan rumah komersial untuk kelas menengah

BTN juga akan berekspansi dalam pembiayaan rumah komersial untuk kelas menengah

2022, BTN Siap Kuasai 80% Pasar Rumah Subsidi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 17:26 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

PASURUAN, investor.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis, pada tahun 2022, BTN akan menguasai 70-80 % penyaluran rumah subsidi KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) di seluruh Indonesia. hal ini juga ditopang oleh membaiknya kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Anggaran pemerintah (Kementerian PUPR) tahun depan terus meningkat mencapai Rp 28 triliun lebih untuk mensubsidi 250 ribu unit rumah. Kami BTN tentu optimis bisa salurkan FLPP ini capai 70-80%,” ungkap Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu, kepada Investor Daily, di sela acara akad kredit massal, di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (15/10/2021)

Menurut Nixon, optimisme BTN ini, karena sudah memiliki pengalaman dan BTN fokus sebagai bank perumahan  rakyat. Jadi bila pemerintah mengamanatkan BTN sebagai bank penyalur KPR sudah siap infrastrukturnya.

“Tentu kami sudah siap, dan target kami untuk tahun depan bisa salurkan KPR Subsidi ini capai 70-80 % dari total dana FLPP yang disalurkan pemerintah,” kata dia.

BTN sudah menyalurkan lebih dari target yaitu capai 110.000 unit rumah disalurkan lewat bank BTN.
BTN sudah menyalurkan lebih dari target yaitu capai 110.000 unit rumah disalurkan lewat bank BTN.

Seperti diketahui bahwa, pada tahun 2022, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal memperbesar dana subsidi untuk FLPP sebesar RP 28,2 triliun. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk mensubsidi 200 ribu lebih unit rumah MBR.

Nixon menjelaskan, BTN sudah membuktikan  tahun 2021 ini, dimana penyaluran FLPP yang akan berakhir sampai dengan akhir Oktober 2021 ini, BTN sudah menyalurkan lebih dari target yaitu capai 110.000 unit rumah disalurkan lewat bank BTN.

“Target kami dan kami yakin sampai akhir tahun ini bisa salurkan rumah subsidi capai 130 ribu, karena BTN juga salurkan skema subsidi dengan menggunakan BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan),” kata Nixon.

Ia juga optimis, bahwa tahun depan pasar properti terus membaik, hal ini melihat kebutuhan pasar properti, terutama untuk hunian tapak ini masih cukup besar peluangnya. Karena mayoritas pembeli rumah tapak dalah rumah pertama dan pasti menggunakan KPR.

Wakil Presiden Direktur Bank Tabungan Negara, Nixon LP Napitupulu saat menyaksikan akad kredit massal di Pasuruan Jawa Timur, Jumat (15/10/2021).
Wakil Presiden Direktur Bank Tabungan Negara, Nixon LP Napitupulu saat menyaksikan akad kredit massal di Pasuruan Jawa Timur, Jumat (15/10/2021).

“Kami yakin properti bangkit tahun depan dan covid terus alam tren menurun, kebutuhan atau backlog cukup tinggi,” kata dia.

Selain menyasar ke sektor rumah Subsidi, BTN juga akan berekspansi dalam pembiayaan rumah komersial untuk kelas menengah maupun kelas menengah atas. “Kami sudah mulai penjajakan dengan beberapa pengembang besar dan mereka sambut positif baik, ada beberapa pengembang yang sudah siap dengan kami,” katanya.

Sementara itu, Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menambahkan, perseroan terus berkomitmen untuk mendorong laju penyaluran pembiayaan perumahan khususnya KPR Sejahtera FLPP, dimana Bank BTN kembali mendapatkan kepercayaan dari Kementerian PUPR khususnya PPDPP untuk menyalurkan KPR Sejahtera FLPP selama tahun 2021.

“Salah satu strategi percepatan penyaluran KPR Sejahtera FLPP dimaksud, kami melaksanakan kegiatan Akad Kredit Massal BTN dengan tema “Build for Better Living” secara serentak di seluruh kantor cabang Bank BTN se-Indonesia pada tanggal 15 Oktober 2021,” kata Hirwandi.

Dia menegaskan, pelaksanaan kegiatan akad kredit massal ini juga menandai komitmen Bank BTN untuk menghabiskan kuota KPR Sejahtera FLPP yang telah diberikan oleh Pemerintah dan bulan Oktober 2021 ini direncanakan penyaluran KPR Sejahtera FLPP tahun 2021 akan berakhir.

“Debitur yang melakukan akad massal terdiri dari sektor pekerjaan ASN, TNI, Polri, pegawai Swasta, wirausaha dan pegawai BUMN dan lainnya," tegasnya.

Dukungan Hari Habitat

BTN akhir tahun ini bisa menyalurkan rumah subsidi capai 130 ribu
BTN akhir tahun ini bisa menyalurkan rumah subsidi capai 130 ribu

Pada kesempatan itu, Hirwandi mengungkapkan, setiap hari Senin minggu pertama bulan Oktober diperingati sebagai Hari Habitat Dunia dimana tahun ini Kementerian PUPR turut serta memperingati hari Habitat dengan tema “Accelerating Urban Action for Carbon Free World Adapting Cities for Climate Resilience”.

“Bank BTN turut memperingati Hari Habitat Dunia dimana pada kegiatan akad kredit massal juga dilakukan penanaman bibit pohon di sekitar perumahan,” ujar Hirwandi.

Sementara Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Permukiman Kementerian PUPR R Haryo Bekti Martoyoedo mengungkapkan program perumahan ini merupakan amanat UUD dan ini menjadi kewajiban bersama dan juga mendorong kemajuan sektor properti. Besar harapan rumah Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR) lebih dekat dan murah yang berkualitas dengan ramah lingkungan.

Saat ini pemerintah terus melakukan upaya agar sektor properti tumbuh ke depan dengan berbagai kebijakan seperti subsidi dengan skema FLPP tahun ini mencapai 157 ribu unit dan BP2BT dengan target 39 ribu unit pada tahun ini. “Kami optimistis penyaluran dana subsidi ini targetnya akan tercapai,” pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN