Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kementerian PUPR selesaikan 398 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar kawasan sirkuit internasional Mandalika, Lombok.Foto: Kementerian PUPR

Kementerian PUPR selesaikan 398 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar kawasan sirkuit internasional Mandalika, Lombok.Foto: Kementerian PUPR

398 Sarhunta Siap Akomodasi Wisatawan WSBK

Minggu, 21 November 2021 | 14:08 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan 398 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar kawasan sirkuit internasional Mandalika, Lombok. Sarhunta ini menjadi alternatif akomodasi para wisatawan yang datang berkunjung guna menikmati ajang motor balap World Superbike (WSBK).

“Kami (Kementerian PUPR-red) siap untuk mensukseskan ajang WSBK dan MotoGP. Kami telah membangun jalan, menata lingkungan serta penyediaan saluran air bersih serta menyelesaikan pembangunan 398 Sarhunta,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers, Minggu (21/11/2021).

Menurut Khalawi, Sarhunta bisa menjadi alternatif atau pilihan akomodasi bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan ajang motor balap tersebut. Apalagi okupansi hotel di NTB tentunya sangat penuh mengingat banyak penggemar WSBK dan MotoGP yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri.

Kementerian PUPR selesaikan 398 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar kawasan sirkuit internasional Mandalika, Lombok.Foto: Kementerian PUPR
Kementerian PUPR selesaikan 398 Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di sekitar kawasan sirkuit internasional Mandalika, Lombok.Foto: Kementerian PUPR

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, pembangunan Sarhunta merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dilaksanakan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

Pembangunan Sarhunta dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR untuk mengubah wajah perumahan masyarakat khususnya rumah tidak layak huni (RTLH) serta fasad rumah-rumah di sepanjang jalan koridor agar lebih tertata dan layak huni sekaligus mendorong masyarakat memiliki usaha untuk mendukung pariwisata di Mandalika.

“Kami membangun Sarhunta untuk mendukung sektor pariwisata dan mendukung ajang WSBK dan MotoGP Total rumah yang kami bedah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di KSPN Mandalika 915 unit terdiri dari 398 homestay dan 517 peningkatan kualitas rumah swadaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khalawi mengatakan, konsep pembangunan Sarhunta adalah mendorong kegiatan swadaya masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dan fasadnya yang kurang menarik atau rumahnya rawan roboh untuk dibedah secara swadaya. Pemerintah pun membantu dengan memberikan bantuan berupa bahan material dan pendampingan dalam proses pembangunan.

Kementerian PUPR pun, imbuhnya, telah berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian/Lembaga agar promosi terkait Sarhunta ini bisa lebih luas lagi. Apalagi di dalam Sarhunta juga telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penginapan yang baik seperti tempat tidur, lemari pakaian, kamar mandi dalam dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pariwisata yakni Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE).

“Infonya saat ini sejumlah wisatawan yang akan melihat ajang WSBK dan MotoGP sudah menginap di Sarhunta Mandalika. Hal ini merupakan hal yang  luar biasa dan bisa menjadi contoh ke depan agar Pemda NTB, ITDC dan sektor swasta melalui CSR agar bersama membangun hunian layak bagi masyarakat dan bisa mendukung ajang internasional dan menghidupkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Odo RM Manuhutu menambahkan, keberadaan Sarhunta yang dibangun Kementerian PUPR membantu dalam penyelenggaraan ajang WSBK dan MotoGP. Pihaknya berharap Sarhunta yang sudah ada saat ini bisa dikelola dengan baik oleh Pemda dan masyarakat agar sektor pariwisata di NTB bisa bangkit kembali di masa pandemi ini.

“Sarhunta Kementerian PUPR memiliki kualitas yang baik dan premium. Selain itu para wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menikmati keindahan alam Lombok sekaligus mensukseskan ajang WSBK dan MotoGP,” jelasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN