Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perburuan Rumah Seken. Foto ilustrasi: dok. Investor Daily

Perburuan Rumah Seken. Foto ilustrasi: dok. Investor Daily

Tren Harga Rumah Seken Oktober 2021 Meningkat

Minggu, 21 November 2021 | 16:46 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Industri properti kembali mencatatkan pemulihan indeks harga positif untuk tipe hunian rumah tapak seken. Berdasarkan statistik dan laporan bulanan Rumah123.com, bertajuk Flash Report bulan Oktober, terlihat harga rumah seken meningkat hingga 3.0% dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.

Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan mengatakan, indeks perubahan tampak di beberapa kota besar di Indonesia, dengan Makassar sebagai daerah  yang mengalami peningkatan terbesar.

“Harga rumah seken di Makassar secara bulanan naik paling pesat hingga 4.0 %, melampau Jakarta, Surabaya, Bandung hingga Tangerang,” kata Wasudewan, dalam siaran pers, Minggu (21/11/2021).

Sementara itu, data Flash Report Rumah123 pada Oktober 2021 memperlihatkan ada tren peningkatan harga tahunan yang diamati di tiga belas kota besar di Tanah Air. Seperti Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bandung, Surabaya, Surakarta, Denpasar, Makassar, Yogyakarta, Medan, dan Semarang.

“Yogyakarta keluar sebagai kota dengan peningkatan harga rumah seken tahunan tercepat sebesar 13.5 %,” katanya.

Di Jabodetabek, kata dia, terjadi peningkatan harga secara month-on-month di Kota Tangerang, Bogor dan Bekasi sebesar 0,9%, 1,4% dan 2,5%. Sementara Jakarta mengalami penurunan harga sebesar 0,3%, Sedangkan Depok tidak mengalami perubahan harga.

“Secara year-on-year, dari Oktober 2020 hingga Oktober 2021 mengalami kenaikan harga, Kota Jakarta naik 1,4%, Tangerang 6,1%, Depok 3,5%, Bogor 5,6% dan Bekasi 6,2%,” jelasnya.

Kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta dan Surakarta mencatatkan kenaikan harga secara month-on-month sebesar 0,6%, 4,2% dan 2,3% . Sementara Kota Surabaya dan Semarang mencatatkan penurunan harga secara month-on-month masing-masing sebesar 1,0% dan 0,6%.

Secara year-on-year, tambah Wasudewan, semua kota mengalami peningkatan harga kecuali Surabaya yang mengalami penurunan harga sebesar 0,6%.

“Harga rumah seken di Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surakarta meningkat, masing-masing sebesar 3,6%, 4,6%, 13,5% dan 4,2%,” jelasnya.

Untuk kota besar lainnya di luar Pulau Jawa, Kota Denpasar dan Makassar mengalami kenaikan harga sebesar 1,5% dan 4,4% pada bulan Oktober 2021 dibandingkan September 2021.

“Sementara harga rumah seken di Medan menurun 3,1%. Secara year-on-year, harga rumah seken di Medan, Denpasar dan Makassar meningkat sebesar 11,6%, 0,1% dan 12,0%,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN