Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek pengembangan apartemen 45 Antasari. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Proyek pengembangan apartemen 45 Antasari. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Proyek 45 Antasasi Dilanjutkan Jadi Antasari Place

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:09 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Direktur Utama (Dirut) PT Prospek Duta Sukses (PDS), AH Bimo Suryono menyampaikan bahwa proyek pengembangan 45 Antasari terus dilanjutkan dengan mengubah nama menjadi Antasari Place. Hal ini menyusul hadirnya PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) sebagai pemegang saham pengendali baik secara langsung maupun tidak langsung dari PDS per September 2021.

PDS sendiri menyambut baik masuknya INPP ke dalam struktur kepemilikan karena langkah strategis PDS bersama-sama INPP bertujuan memberikan kenyamanan kepada pembeli, sekaligus menyatakan bahwa PDS akan meneruskan pembangunan yang ditinggalkan oleh pemegang saham lama.

Pernyataan tertulis yang disampaikan Bimo pada Jumat (21/1) bertujuan menanggapi keluhan yang disampaikan Paguyuban Konsumen Apartemen 45 Antasari yang terdiri dari sekitar 210 pembeli 45 Antasari.

Dia mengatakan, PDS sampai saat ini tunduk dan patuh menjalankan homologasi yang telah Berkekuatan Hukum Tetap. Homologasi adalah putusan pengesahan perdamaian oleh pengadilan atas persetujuan antara debitor dengan kreditor, untuk mengakhiri kepailitan di mana mayoritas pembeli apartemen hadir menerima putusan dan menyetujui. Berdasarkan Putusan Pengesahan Perdamaian (Homologasi) No. 140/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst tersebut maka telah disahkan hak dan kewajiban baru baik untuk PDS serta seluruh kreditor. Perjanjian perdamaian ini disusun dengan mempertimbangkan keselarasan tujuan-tujuan para pemangku kepentingan dari PDS.

Bimo mengungkapkan masuknya INPP sebagai pemegang saham pengendali merupakan kesempatan baik untuk bergotong royong dengan para pemangku kepentingan yang sudah ada saat ini ataupun yang akan bersentuhan nantinya dengan PDS dalam penyelesaian proyek 45 Antasari.

Untuk memudahkan pembeli dalam melakukan pembayaran, beberapa langkah penting telah diambil PDS di bawah kepemimpinan manajemen baru, di antaranya memberi keringanan pada jadwal pembayaran cicilan, yang mana sesuai homologasi dimulai pada 8 November 2021 menjadi 6 Desember 2021.

Pada Desember 2021, PDS juga telah menandatangani kerja sama dengan PT Bank Nationalnobu Tbk dan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk guna mempermudah pembeli melanjutkan pembayaran atas kepemilikan unit.

Sementara itu, dalam perjalanannya apartemen yang terletak di Jalan Pangeran Antasari Kavling 45 Jakarta berubah nama menjadi Antasari Place. Perubahan nama ini sekaligus menandakan semangat baru INPP dalam menunjukan keseriusan, dan komitmennya bersama PDS untuk menyelesaikan pengembangan Antasari Place.

Ada pun langkah progresif yang dilakukan INPP adalah menunjuk dan menjalin kerja sama dengan Cushman & Wakefield sebagai property management, dan Cornerstone sebagai retail property management pada 7 Desember 2021 Hal ini juga sebagai tahap awal kelanjutan pengembangan proyek Antasari Place.

PDS menyampaikan bahwa saat ini pihaknya terus bekerja untuk menyelesaikan pengembangan apartemen ini. Per Desember 2021, seluruh gambar tender apartemen telah diselesaikan, di awal Januari 2022 proses tender telah resmi dilakukan dan pada April 2022 PDS akan menunjuk kontraktor yang akan melakukan pembangunan. Proses tersebut sejalan dengan rencana konstruksi pembangunan Tower I yang akan dimulai pada Juni 2022. Sedangkan topping off direncanakan 12-18 bulan setelah pembangunan dimulai, yaitu sekitar Juni-Desember 2023. Proses pembangunan Tower I pun dijadwalkan selesai dalam 30-36 bulan setelah pembangunan dimulai pada Desember 2024-Juni 2025.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN