Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas keamanan melintas di proyek perumahan siap huni di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas keamanan melintas di proyek perumahan siap huni di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ibukota Pindah, Jakarta Masih Jadi Magnet Properti

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:01 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Konsultan properti JLL mengatakan, potensi pasar properti di Jabodetabek akan prospektif, meski pemerintah bakal memindahkan Ibukota negara (IKN) ke Kalimantan. Jabodetabek masih menjadi magnet ekonomi, keuangan dan juga properti.

“Meski Ibukota pindah ke Kalimantan, properti di Jabodetabek masih prospektif, karena Jakarta dan sekitarnya masih menjadi pusat ekonomi dan IKN investasi jangka panjang,” kata Head of Research, JLL Indonesia, Yunus Karim, dalam paparan kuartal IV-2021, secara virtual, Rabu (26/1/2022).

Menurut Yunus, UU tentang IKN ini baru disahkan oleh DPR dan prospek propertinya jangka Panjang. Pada tahun 2024 rencana baru dipindahkan dan belum semua bergerak. Sedangkan Jabodetabek sudah menjadi pusat komersial, sehingga wilayah ini, meski bukan menjadi ibukota, tetapi pasar properti masih tinggi.

“Jabodetabek masih kuat dan potensi pasar, IKN juga investasi bagus, tetapi untuk jangka Panjang,” katanya.

Sementara itu, Head of Advisory, JLL Indonesia Vivin Harsanto mengatakan, prospek pasar properti di IKN tetap ada, namun seberapa cepat pemerintah melakukan pemindahan ibukota dari Jakarta ke Nusantara Kalimantan.

“Tentu paling utama yang harus diawali adalah fasilitas Gedung perkantoran untuk pemerintahan, kemudian fasilitas pelengkap lainnya seperti residensial untuk keluarga dan juga fasilitas komersial,” kata Vivin.

Untuk Jakarta sendiri, kata Vivin, tetap bakal menjadi kota bisnis dan juga pusat keuangan, karena pasar properti di Jakarta dan sekitarnya masih pasar properti masih menjanjikan, termasuk juga hunian.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN