Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemerintah mulai serah terima rumah khusus bagi masyarakat NTT yang terkena dampak Badai Siklon Tropis Seroja. foto (istimewa)

Pemerintah mulai serah terima rumah khusus bagi masyarakat NTT yang terkena dampak Badai Siklon Tropis Seroja. foto (istimewa)

Warga Terdampak Badai Siklon Tropis Mulai Tempati Rumah Baru

Rabu, 4 Mei 2022 | 17:15 WIB
Imam Muzakir

NTT, investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan 700 unit rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rumah khusus tersebut sudah mulai diserahterimakan dan dihuni oleh masyarakat terkena dampak bencana badai.

“Pembangunan rumah ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa NTT,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dalam keterangannya, Rabu (4/5/2022).

Iwan mengatakan, Kementerian PUPR juga melaksanakan serah terima kunci kepada masyarakat agar segera menghuni rumah tersebut. Hal itu bertepatan dengan satu tahun kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata dan ke Desa Nelelamadike Kecamatan Ile Boleng, Adonara, Kabupaten Flores Timur,

Prosesi serah terima kunci rumah untuk penghunian tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala Satuan Tugas Pelaksana Penanggulangan Bencana di Provinsi NTT dan NTB Kementerian PUPR, Widiarto kepada Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday dan kepada masyarakat calon penghuni.

Pemerintah Daerah dan masyarakat penerima manfaat diharapkan tetap menjaga kelestarian dan kebersihan kawasan permukiman yang baru dan untuk menambah asri dan kenyamanan lingkungan kiranya dapat dilakukan penghijauan oleh masyarakat.

“Tempat tinggal yang layak huni, nyaman, dan sehat akan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya. Bantuan hunian tetap relokasi ini sebagai wujud dan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana badai siklon tropis seroja,” kata Iwan.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Yublina Dila Bunga menerangkan, masyarakat yang terdampak bencana di relokasi ke Desa Tanah Merah, Kabupaten Lembata dan Desa Nelelamadike, Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Di Kabupaten Lembata Kementerian PUPR membangun 700 unit di tiga lokasi yakni Waisesa 173 unit, Tanah Merah 294 unit dan Podu 233 unit. Sedangkan di Kabupaten Flores Timur dibangun sebanyak 300 unit di tiga lokasi antara lain di Oyang Barang 50 unit, Saosina 195 unit dan Nelelamadike 55 unit.

Rumah yang di bangun oleh Kementerian PUPR adalah rumah tipe 36 dengan persil tanah 108 meter persegi dan telah dilengkapi dengan sanitasi komunal, jaringan air bersih, listrik, jalan lingkungan dan balai warga serta siap untuk dihuni. “Anggaran pembangunan rumah khusus akibat bencana badai siklon tropis Seroja di Kabupaten Lembata Rp 141,667 miliar dan di Kabupaten Flores Timur Rp 68,58 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanah Merah, Kabupaten Flores Timur, Pius Pedang Melai mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Terimakasih Presiden Jokowi beserta jajarannya atas bantuan yang diberikan. Kini warga terdampak bencana badai siklon tropis seroja yang terjadi setahun lalu sudah bisa mendiami tempat tinggal yang baru dengan perasaan yang tenang dan bahagia” katanya.

Editor : Imam Muzakir (imam.muzakir@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN