Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hunian modern ramah lingkungan di kawasan Cilejit Bogor

Hunian modern ramah lingkungan di kawasan Cilejit Bogor

Nih Dia, Syarat Bangunan Rumah Sehat

Rabu, 22 Juni 2022 | 16:37 WIB
Imam Muzakir (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Rumah yang sehat menjadi salahsatu syarat yang harus dilakukan bagi masyarakat dan juga pengembang bangun rumah. Hal ini dilakukan untuk menguranggi atau menghindari dari paparan bahaya atau gangguan kesehatan sehingga dapat beraktivitas dengan baik dan menempati hunian dengan nyaman

Menurut Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, setidaknya ada sejumlah kriteria rumah sehat yang harus dipenuhi pasca pandemi ini. Kriteria yang pertama, ventilasi, tersedianya ventilasi atau jendela yang cukup agar udara dalam ruangan dapat selalu mengalir.

“Karena aturan dalam SNI 03-6572 2001, luas bukaan jendela dan pintu minimal 5 % dari luas lantai,” kata Iwan.

Selanjutnya adalah kualitas udara. Udara yang masuk tidak berasal dari uap dapur ataupun kamar mandi serta menggunakan filter udara untuk mengurangi paparan virus. Selain itu juga diperlukan kenyamanan thermal dengan menjaga suhu ruangan rata-rata 23 hingga 26 derajat celcius dan menjaga keseimbangan penghawaan antara volume udara yang masuk dan keluar.

Dari segi Kelembapan, untuk mengurangi pertumbuhan lumut dan jamur akibat ruangan yang lembab dan aliran udara yang tidak baik, sebaiknya terdapat cukup pencahayaan dan menghindari perabotan yang menutupi sebagian besar luas lantai ruangan.

Selain itu, penghuni rumah tidak boleh membiarkan debu dan hama menumpuk  guna mengantisipasi timbulnya alergi dan masalah kesehatan lainnya sehingga perlu  menjaga kebersihan rumah dengan rutin dengan membersihkan rumah menyapu danmengepel lantai, mengelap perabot dan menyedot debu.

“Hal penting lainnya adalah dengan menjaga kualitas air dengan harus tersedia sumber air bersih yang menjadi sumber air minum bagi penghuni, juga memperhatikan saluran air buangan jangan sampai tersumbat, pastikan harus mengalir lancar ke saluran air hujan lingkungan dengan kemiringan minimal dua persen,” ujarnya.

Kriteria lainnya adalah mereduksi Kebisingan dengan tata lansekap yang juga memiliki efek terhadap pergerakan udara sebagai penghantar suara juga diperlukan. Penggunaan bahan bangunan yang tidak berbahaya dan beracun, menghindari penggunaan plafon dengan bahan asbes, dan bahan cat yang mengandung karsinogenik yang berbahaya bagi tubuh manusia.

“Kami terus menghimbau agar masyarakat dapat segera mengimplementasikan aspek-aspek rumah sehat untuk mendorong terciptanya hidup yang lebih baik di masa pasca pandemi ini,” tandasnya.

Editor : Imam Muzakir (imam.muzakir@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN