Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo bersama Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto didampingi oleh komisioner BP Tapera Adi Setianto dan Sekjen Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto meninjau kegiatan Pameran Properti expo 2022 di JCC Jakarta, Sabtu (19/11/2022). (Foto: Imam Mudzakir/investor daily)

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo bersama Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto didampingi oleh komisioner BP Tapera Adi Setianto dan Sekjen Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto meninjau kegiatan Pameran Properti expo 2022 di JCC Jakarta, Sabtu (19/11/2022). (Foto: Imam Mudzakir/investor daily)

BTN Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun di Ajang IPEX 2022

Minggu, 20 November 2022 | 06:25 WIB
Imam Muzakir (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik transaksi senilai Rp 1,5 triliun dalam acara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022. Pameran properti 42 pengembang dan menampilkan ada sekitar 325 proyek perumahan

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, pelaksanaan Pameran IPEX yang sudah 24 kali digelar ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank BTN memaksimalkan potensi yang ada untuk mendukung penyediaan perumahan yang layak kepada masyarakat.

Haru menegaskan, Bank BTN optimistis dalam IPEX 2022 kali ini, potensi izin prinsip KPR yang bakal diraih sekitar Rp1,5 triliun, dengan rincian KPR non subsidi Rp 900 miliar, KPR subsidi Rp300 miliar dan pembiayaan rumah syariah sebesar Rp300 miliar.

“Bagi masyarakat yang mengambil KPR dalam ajang IPEX 2022, Bank BTN memberikan bunga yang sangat menarik yakni ini mulai dari 2,47% di tahun pertama. Selain itu ada penawaran gratis untuk biaya provisi, administrasi, dan appraisal,” ungkap Haru diacara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022, Sabtu (19/11/2022).

Haru mengatakan, IPEX 2022 kali ini diikuti oleh 42 pengembang yang terdiri dari 32 pengembang proyek perumahan non subsidi, 10 pengembang perumahan subsidi dan 5 produk pendukung. Adapun dalam ajang ini ada sekitar 325 proyek perumahan yang dipamerkan.

“Ada beberapa proyek perumahan berlokasi di luar kota seperti di Bandung dan Surabaya. Serta lokasi lokasi strategis sesuai arahan Bapak Menteri BUMN RI yaitu lokasi yang terkoneksi langsung dengan moda transportasi (TOD),” katanya.

Lebih lanjut Haru mengungkapkan, pada tahun 2045, Indonesia beraspirasi untuk dapat mencapai target zero backlog kepenghunian perumahan (home inhabited 100%) dan backlog kepemilikan rumah mencapai 91% (home ownership).

Hal ini tentunya merupakan tugas yang cukup menantang namun dengan dukungan pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan dan Kementerian ATR/BPN, Bank BTN siap untuk menjadi poros penggerak Program Perumahan Nasional di Indonesia dengan 4 langkah strategis.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, kolaborasi aktif di antara stakeholder atau pengembang dan perbankan, penting untuk terus terjalin dengan baik demi mereduksi angka backlog rumah yang telah mencapai 12,7 juta.

Angka ini akan terus bertambah, seiring kebutuhan rumah per tahun yang mencapai 800 ribu unit. Sementara pembangunan rumah yang dapat dipenuhi hanya sekitar 200.000-300.000 unit per tahun.

“Saya mengapresiasi pameran IPEX ini, yang tahun 2022 sudah dilakukan tiga kali. Nah, dalam pameran kali ini, para pengembang menyediakan perumahan. BTN menyediakan pembiayaannya,” kata Iwan.

Editor : Imam Muzakir (imam.muzakir@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com