Menu
Sign in
@ Contact
Search
Owner Arrayan Group Asmat Amin Bersama Direktur Marketing PT Alexandra Citra Pertiwi Tuti Mugiastuti, Bersama jajaran direksi gelar Arrayan Amazing 2023. (Foto: Istimewa)

Owner Arrayan Group Asmat Amin Bersama Direktur Marketing PT Alexandra Citra Pertiwi Tuti Mugiastuti, Bersama jajaran direksi gelar Arrayan Amazing 2023. (Foto: Istimewa)

Pengembang Rumah Subsidi ini Bidik Penjualan Rp 2,5 Triliun…Impossible?

Minggu, 22 Jan 2023 | 06:40 WIB
Imam Muzakir (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id – Ekonomi tahun 2023 yang dinilai masih menantang, tak menyurutkan Arrayan Group dalam meluncurkan dan penjualan properti tahun ini. Bahkan Arrayan Group yang kesohor sebagai pengembang rumah subsidi mengejar target penjualan mencapai Rp2,5 triliun tahun ini.

Owner Arrayan Group Asmat Amin melihat bahwa dilihat dari histori tahun-tahun sebelum pemilu orang yang membeli rumah untuk ditempati atau beli ruko untuk tempat usaha tidak akan terpengaruh kondisi politik. Malah mungkin lebih baik karena uang yang beredar jelang pemilu bertambah banyak.

“Ada pemilu atau tidak orang yang butuh tempat tinggal tetap akan mencari rumah. Apalagi untuk rumah subsidi. Biasanya yang terkena pengaruh orang yang membeli properti untuk investasi karena investor akan melihat kondisi politik seperti apa sebelum memutuskan membeli properti,” kata Asmat Amin, dalam keterangannya, Minggu (22/1/2023).

Arrayan Group yang selama ini terkenal sebagai pengembang terdepan dalam rumah subsidi, dua proyek rumah subsidinya pernah diresmikan saat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo, kini mulai merambah ke komersial. 

Advertisement

Menurut Asmat Amin masuk ke sektor non subsidi sesuatu yang tidak bisa dihindarkan karena berbagai faktor. Walaupun Arrayan Group masih fokus membangun rumah subsidi, tetapi saat ini fokusnya sudah dibagi dengan membangun rumah non subsidi dan komersial.  “Target Rp2,5 triliun tahun 2023, porsi dari subsidi 30 %, dan 70 % dari komersial yaitu rumah non subsidi dan ruko,” ujarnya.

Menurut Asmat Amin, meski persentase porsi subsidi lebih kecil hanya 30 %, tetapi peluang di rumah subsidi tetap masih bagus. “Dengan tim marketing yang kuat, Saya rasa target Rp2,5 triliun bukan sesuatu yang impossible. Insyaallah bisa tercapai dengan kerja keras dan kerja cerdas,” ujar Asmat Amin.

Sementara itu Direktur Marketing PT Alexandra Citra Pertiwi Tuti Mugiastuti, selaku pengembang Grand Cikarang City 2, target tahun 2023 sebesar Rp2,5 triliun harusnya bisa tercapai karena memiliki tim yang kompak dan solid, punya loyalitas yang tinggi untuk menjual produk yang didukung dengan produk Arrayan yang juga bagus.

Ia mencontohkan rumah subsidi di Grand Cikarang City 2 yang disebut “Rumah Subsidi Siap Huni Tanpa Renovasi” yang artinya rumah sudah bisa langsung ditempati oleh penghuni karena kualitas bangunannya. Rumah subsidi tanpa renovasi, pemiliknya datang bawa barang dan langsung ditempati, tanpa perlu bangun dapur atau lainnya.

“Harusnya bisa tercapai karena penjualan di tahun 2017 saja hampir Rp1 triliun. Dengan target Rp2,5 triliun tidak terlalu berat, apalagi sekarang Arrayan Group sudah semakin rapi dengan struktur dan manajemen, yang bisa mendukung pencapaian target di 2023,” ujar Tuti.

Editor : Imam Muzakir (imam.muzakir@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com