Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Properti dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi)

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Properti dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi)

Apersi: Pengembang Butuh Insentif dan Stimulan

Kamis, 26 November 2020 | 07:06 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id) ,Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Terkait pembeli rumah sederhana, khususnya rumah bersubsidi, pengembang yang tergabung dalam Asosiasi Pengembang Perumahan dan permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) saat ini butuh insentif dan stimulan dari pemerintah dan perbankan untuk mempermudah proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan juga perizinan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di masa pandemi Covid-19.

“Kami butuh insentif dan stimulan dari pemerintah. Selain itu, butuh kemudahan proses perizinan dan pembelian. Perlu ada penyelamatan kepada pengembang agar tetap mampu berproduksi di tengah pandemi Covid-19,” kata Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah dalam diskusi virtual Economic Outlook2021 dengan tema Membangkitkan Industri Properti yang digelar Berita Satu Media Holding (BSMH) bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Rabu (25/11).

Chief Operating Of cer of Berita Satu Media Holdings Anthony Wonsono (kiri) bersama para pembicara diantaranya Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Himawan Arief Sugoto, Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia Paulus Totok Lusida,
CEO PT Lippo Karawaci Tbk John Riady, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia Junaidi Abdillah, Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar dan Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman dalam acara virtual
conference Economic Outlook 2021 hari kedua sesi kedua dengan tema Kebangkitan Properti Indonesia live streaming di Beritasatu TV, Selasa (25/11/2020). Acara ini terselenggara atas kerja sama Berita Satu Media Holdings dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR
Chief Operating Of cer of Berita Satu Media Holdings Anthony Wonsono (kiri) bersama para pembicaradalam acara virtual conference Economic Outlook 2021 hari kedua sesi kedua dengan tema Kebangkitan Properti Indonesia live streaming di Beritasatu TV, Rabu (25/11/2020). Acara ini terselenggara atas kerja sama Berita Satu Media Holdings dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Diskusi yang dipandu oleh COO BeritaSatu Media Holdings Anthony Wonsono ini juga menghadirkan pembicara Chief Executive Officer (CEO) PT Lippo Karawaci Tbk John Riady, Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida, Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman, Director of Consumer & Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Hirwandi Gafar, dan Sekjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Himawan A Sugoto.

Menurut Junaidi, dari 3.000 anggota Apersi, mayoritas adalah pengembang properti yang membangun rumah subsidi. Pada tahun ini, Apersi menargetkan membangun 210.000 unit rumah subsidi, tetapi realisasinya baru mencapai 60% dari target karena banyak kendala.

Prospek bisnis properti tahun 2020
Prospek bisnis properti tahun 2020

“Berbagai aturan dan kebijakan justru menghambat pengembang untuk menambah suplai rumah murah bagi rakyat,” katanya.

Dia beharap adanya UU Cipta Kerja bisa memberikan dampak positif bisa memotong birokrasi dan mempercepat pemba ngunan perumahan. (jn)

Baca juga

https://investor.id/business/2021-industri-properti-tumbuh-30

https://investor.id/business/pemerintah-berkomitmen-permudah-perizinan

https://investor.id/business/pertumbuhan-sektor-properti-berdampak-terhadap-makro-ekonomi

 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN