Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Kalindo Land dan PT Dwigunautama Rintistama menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk memfasilitasi KPR/KPA di enam proyek properti, pada 5 November 2019. ( Foto: Istimewa )

PT Kalindo Land dan PT Dwigunautama Rintistama menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk memfasilitasi KPR/KPA di enam proyek properti, pada 5 November 2019. ( Foto: Istimewa )

Dua Pengembang Gandeng BTN Fasilitasi KPR di 6 Proyek

Imam Mudzakir, Selasa, 5 November 2019 | 14:52 WIB

JAKARTA, investor.id – Dua pengembang properti PT Kalindo Land dan PT Dwigunautama Rintistama menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk untuk memfasilitasi KPR/KPA (kredit pemilikan rumah/apartemen) di enam proyek properti. Kerja sama ini ditargetkan meraih kredit sebesar Rp250 miliar.

“Kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain jumlah realisasi kredit Bank BTN bertambah, penjualan unit-unit properti besutan PT Kalindo Land dan PT Dwigunatama Rintistama juga dipastikan dapat terkerek naik. Kolaborasi kami kedepan akan terus ditingkatkan guna memacu gairah pasar properti secara nasional,” ujar Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar, disela kerja sama, di Jakarta, pada Selasa (5/11).

Sebelumnya, bank fokus di sektor properti tersebut menawarkan program pembiayaan KPR/KP pada 12 proyek besutan Duta Putra Land Group. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Elizabeth Novi, Direktur Collection & Asset Management Bank BTN dan Sentot Sudaryono, Direktur Marketing PT Kalindo Land yang juga mewakili PT Dwigunatama Rintistama.

Menurut Suryanti, kerja sama dengan pengembang ini untuk mengejar target realisasi kredit properti non-subsidi terus digencarkan. Berbagai sinergi baik dengan pengembang swasta maupun sesama BUMN. Kerja sama dengan pengembang bertema “Do The Best” bisa lebih menarik lagi.

“Kolaborasi program KPR/KPA Do The Best mampu menambah potensi penjualan kredit properti non-subsidi hingga lebih dari Rp250 miliar hingga Januari 2020,” katanya.

Suryanti menjelaskan bahwa program Do The Best berlaku bagi pengajuan KPR/KPA untuk enam proyek hunian yang dikembangkan kedua pengembang tersebut hingga 31 Januari 2020. Ada pun keenam proyek yang dimaksud adalah Bekasi Timur Regency, Permata Tangerang, Permata Nusa Indah, Grand Nusa Indah, Villa Bogor Indah, dan Harvest City.

“Selain suku bunga ringan mulai dari 5,99% fixed 1 tahun dan DP (down payment/uang muka) sebesar 5%, KPR/KPA Do The Best juga menawarkan berbagai kemudahan akad kredit bagi konsumen, di antaranya bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal, bebas biaya pengendapan dana (KPR Gaesss) dan biaya proses/pra-realisasi dapat masuk ke dalam plafon kredit,” papar Yanti, sapaan akrabnya.

Berbagai kemudahan itu, lanjut dia, sengaja ditawarkan guna mengerek minat masyarakat segera melakukan KPR/KPA bagi unit-unit properti yang diidam-idamkan. Selama ini banyak di antara mereka yang ingin segera mewujudkan mimpi punya properti idaman, namun kemampuan pendanaan terutama untuk membayar DP masih terbatas.

“Program KPR/KPA Do The Best inilah solusinya,” ujar Yanti.

Sedangkan Sentot menambahkan, sebenarnya kerja sama dengan BTN sudah lama dilakukan perusahaan, namun kini kurang begitu dekat lagi. Untuk mempermudah bagi konsumen memiliki hunian, maka perusahaan memilih BTN untuk penyaluran KPR ataupun juga KPA.

“Kerja sama saling sinergi, sebenarnya sudah lama sejak 1985-an kami sudah bekerjasama dengan BTN. Dan kami besar juga karena ada BTN. Karena itu saatnya kami bekerjasama kembali dalam wujudkan program KPR dengan suku bunga menarik dari BTN,” katanya.

Di samping itu, dengan menariknya suku bunga yang ditawarkan BTN kepada masyarakat, diharapkan penjualan proyek proyek properti baik hunian maupun juga apartemen bisa lebih cepat lagi. Apalagi BTN sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk mempercpeat proses KPR kepada konsumen.

“Program yang ditawarkan cukup menarik dan tentu ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan dalam waktu dekat,” tambah dia.

Menurut Sentot, perusahaannya sudah banyak membangun proyek properti, baik rumah subsidi maupun juga rumah non-subsidi, baik di Jakarta maupun juga di luar Jakarta. “Proyek properti kami seperti hunian tersebar, ada subsidi dan juga non-subsidi dengan harga yang berbeda-beda. Seperti harga rumah di Harvest City, Cibubur pada harga kisaran Rp600 jutaan masih bisa masuk, ada juga rumah subsidi,” pungkasnya. (imm)


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA