Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ustad Yusuf Mansur saat Soft Launching Proyek Rivia.

Ustad Yusuf Mansur saat Soft Launching Proyek Rivia.

Geluti Bisnis Properti, Yusuf Mansur Bangun Rukosbun di Bogor

Mashud Toarik, Jumat, 29 November 2019 | 10:27 WIB

Jakarta, Investor.id – Ustad Yusuf Mansur tengah giat menggarap bisnis properti di daerah Bogor, Jawa Barat. Dai kondang yang dalam ceramahnya giat mengajak masyarakat bersedekah ini memulai debutnya di bisnis properti dengan menggandeng PT Adhi Commuter Propeti (ACP).

Bersama anak usaha PT Adhi Karya Tbk tersebut, Yusuf Mansur mengembangkan apartemen strata title dan apartemen service sebanyak 2.000 unit. Proyek ini terbagi dalam empat tower yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare (ha) di daerah Sentul, Bogor.

Adapun peran Yusuf Mansur pada proyek ini sebagai penyedia lahan sementara ACP berperan sebagai investor, pengembang sekaligus pengelola proyek. “Sistemnya (pembagian keuntungannya) bagi hasil,” ujar Yusuf Mansur kepada Majalah Investor saat ditemui pada Soft Launching proyek bernama Rivia tersebut belum lama ini.

Kendati dirinya ustad, Yusuf bilang dia tidak memiliki rencana membangun pesantren maupun sarana pendidikan Islami lain pada proyek yang dipasarkan dengan harga per unit Rp 750 juta ini. “Konsepnya saya serahkan seluruhnya ke Adhi Karya. Disi kan gue baru belajar dan langsung belajarnya ke pengembang yang gede,” ujarnya dengan logat Betawi kental.

Kendati begitu Yusuf bilang dengan menggeluti bisnis properti maka akan mendatangkan pahala berlimpah. Karena pebisnis properti berjasa menyediakan hunian bagi masyarakat sekaligus menciptkan lapangan kerja. “Pahalanya akan mengalir terus (amal jariyah) selama proyek ini terus digunakan. “Bayangin, kalau kita bisa bikin properti yang bagus, lalu digunakan ibadah, belajar, itu pahalanya mengalir terus untuk kita. Nabi bahkan membuat roadmap untuk menyiapkan bisnis dan jasa macam-macam dalam arti teladan,” paparnya.

Tidak berhenti pada proyek bersama ACP. Saat ini ustad kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini mengaku tengah mengembangkan proyek propeti di Ciampea, Bogor. Menurutnya lokasinya kurang dari 5 km dari Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Di Ciampea, kite lagi kembangin yang namanya Rumah Kos Kebun (Rukosbun) di atas lahan seluas 5 hektare,” ujarnya. Nantinya proyek rumah tapak ini akan diperluas hingga 200 ha.

Rencananya Yusuf Mansur mulai memasarkan sebanyak 400 unit Rukosbun pada Desember 2019 dengan harga jual per unit Rp 1,2 miliar.

Ditanya nilai jual proyek ini, Yusuf bilang selain rumah konsep kebun terbuka dan hijau dengan lahan yang luas. Rukosbun akan memiliki target pasar penyewa dari kalangan  mahasiswa IPB. “Para mahasiswa penghuni Rukosbun ini menurutnya akan dibimbing untuk menghafal Al Quran,” urai Suami dari Siti Mutmainah ini.  

Meski tengah giat pada bisnis barunya Yusuf Mansur menolak disebut sebagai pengusaha properti. “Saat meninggal, Gue nggak mau disebut Yusuf Mansur si pengusaha properti, gue mau nanti kalau mati tetap sebagai ustad. Sebab properti ini cuma jalan buat dapat pahala karena mudahin orang punya tempat tinggal untuk makan, ibadah dan kerja,” paparnya.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA