Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mega Proyek MPIS dan MPIP

Mega Proyek MPIS dan MPIP

Mega Proyek MPIS dan MPIP, Kontrak Baru Buat Para Investor

Imam Suhartadi, Sabtu, 21 Maret 2020 | 22:22 WIB

JAKARTA, investor.id - Perusahan Investasi  PT Mahkota Properti Indonesia Senayan (MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) berkomitment untuk menyelesaikan secara berkala skema restrukturisasi pencairan surat utang repo kepada para investor.

Untuk memberikan jaminan Kontrak Baru sebagai bentuk komitmen, perseroan telah melakukan roadshow ke berbagai kota para investor mendatangi pemilik surat utang repo. 

Direktur Utama MPIS , Hamdriyanto mengatakan , upaya ini adalah bentuk upaya MPIS dan MPIP dalam mengimplementasikan rekstrukturisasi  secara menyeluruh, dalam rangka menyehatkan kinerja financial secara jangka panjang (sustainable).

Adapun penawaran skema baru, antara lain untuk investor kecil di bawah Rp500 juta, menawarkan waktu pembayaran 1-2 tahun. Untuk investasi yang lebih besar 500 juta, ditawarkan waktu pembayaran 3-5 tahun.

Restrukturisasi tidak akan menghilangkan hak dan kewajiban para investor, bahkan ada imbal hasil yang cukup wajar dari perpanjangan waktu pembayaran itu.

"Rekstrurisasi waktu investor tidak rugi. Imbal hasil kami sesuaikan. Sejumlah agenda roadshow kepada para investor sebagian besar setuju." kata Hamdriyanto.  dalam keterangan tertulisnya Sabtu (21/3).  

Ia Mengatakan restrukturisasi juga untuk memperkokoh kinerja perusahaan, dan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pembeli surat utang repo.

Restrukturisasi sekaligus untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi dunia binsis di tanah air sejak awal 2020, sebagai akibat pelemahan ekonomi global yang berimbas pada kinerja berbagai perusahaan.

Sementara itu, Desra Ghazfan, Managing Director PT MPIS , menjelaskan, MPIS dan MPIP bagian dari MPI Group, yang fokus dalam pengembangan properti. Saat ini perusahaan tengah mengembangkan tiga proyek jangka menengah dan jangka panjang, di antaranya komplek apartemen Lefare di Permata Hijau Jakarta. Kedua, hotel dan resor JW Mariot di Ubud Bali. Dan ketiga, Creative Eco City di Balaraja, Serang Banten.

"Semua proyek sedang dalam proses, apartemen di Jakarta sudah bangun pondasi, hotel di Bali sudah menyiapkan infrastruktur, dan Creative Eco City sedang menyiapkan lahan dan konsep," jelas Desra.

Sebab selain dibangun di kawasan elite, konsep yang ditawarkan juga premium. Creatif Eco City sendiri merupakan kota mandiri dengan konsep baru berbasis sarana olah raga, dari 3.000 hektare luas yang direncanakan, 20-30% nantinya akan dibangun fasilitas olahraga.

"Proyek ini (Creative Eco City) tanah sudah ada, sudah start perencanaan dan desain dengan konsultan dunia," ujar Desra.

Akan Ada Rebound

Menurut Desra, tiga proyek tersebut nilainya lebih dari Rp10 triliun. Dan karena proyek bersifat jangka menengah dan jangka panjang, dana investor saat ini sebagian besar terkunci di tiga proyek tersebut.

Namun demikian, dia meminta para investor untuk tidak khawatir. Seperti disampaikan dalam restrukturisasi, perusahaan berkomitmen akan menyelesaikan.

Dia juga meminta semua pihak yang berkepentingan untuk bersabar dan tidak melakukan aksi yang justru mengganggu rencana perusahaan. Sebab proyek yang besar tidak hanya didanai dari uang para pembeli surat utang, tapi juga dari para investor lainnya. Mengerjakan proyek besar dibutuhkan kepercayaan investor besar pula.

"Saya juga tegaskan, restrukturisasi ini keputusan korporasi, jadi yang bertanggung jawab dan melakukan adalah MPIP dan MPIS, bukan secara pribadi," tegas Desra.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN