Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

Menteri Basuki Ingatkan Kontraktor Infrastruktur Pendidikan Jaga Kepercayaan

Thresa Sandra Desfika, Senin, 10 Februari 2020 | 20:02 WIB

JAKARTA, investor.id - Pembangunan dan rehabilitasi sekolah dan madrasah yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Kemendikbud dan Kemenag kini menjadi perhatian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Basuki Hadimuljono, menteri PUPR, meminta kontraktor yang membangun infrastruktur pendidikan tersebut untuk menjaga kepercayaan.

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.


Basuki mengatakan bahwa sekolah merupakan tempat bagi masa depan anak-anak Indonesia. Sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Basuki lalu mengajak untuk meresapi kenapa infrastruktur pendidikan kini dipindahkan ke PUPR. "Tolong jaga kepercayaan itu. Kenapa sekolah, madrasah, pasar, rumah sakit diserahkan ke PUPR dari kementerian yang lain. Makanya resapi betul dan jangan sembarangan mengerjakannya," pesan Basuki beberapa waktu lalu.

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.


Dia menyatakan, tahun mendatang pekerjaan pasti akan mencari pelaksana yang berkualitas dan bukan sebaliknya. Kalau ada yang sebaliknya, dia mengaku, dirinya sendiri yang akan turun.

Menurut dia, ke depan tuntutannya sudah ke arah situ. Dia juga menyebut bahwa dalam waktu dekat, sekolah yang di Banjarmasin dan di Gerobokan, Jawa Tengah akan diresmikan presiden. Dia kembali mengingatkan untuk menjaga kualitas pengerjaan dan kualitas penyedia jasanya.

35 sekolah dan madrasah di Bengkulu

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.


Pada 2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

Rinciannya, Bengkulu Utara dan Kabupaten Rejang Lebong enam sekolah dengan anggaran Rp12 miliar yang diikerjakan PT Serumpun Makmur Anugrah Sentosa. Kabupaten Kaur, Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan terdapat 25 sekolah dengan anggaran 44 miliar yang dikerjakan kontraktor PT Andica Parsaktian abadi.

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.


Selain itu, PUPR juga merenovasi Sarana Prasarana Madrasah di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Rajang Lebong dan Kabupaten Kepahiang dengan empat Madrasah yang memakan anggaran 14 miliar oleh kontraktor PT Jasa Cerah Mentari.

Pekerjaan Pembangunan yang dimulai pada 10 Juli 2019 dan selesai pada 30 Desember 2019 tersebut lingkup pekerjaannya berupa Gedung Ruang Kelas Belajar (RKB), sarana dan prasarana seperti lapangan sekolah dan pagar, toilet.

2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.
2019, PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP), Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya merehabilitasi dan merenovasi 35 sekolah yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA