Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Danang Kemayan Jati, Direktur Komunikasi PT Mahkota Santosa Utama (MSU). Foto: IST

Danang Kemayan Jati, Direktur Komunikasi PT Mahkota Santosa Utama (MSU). Foto: IST

Murni Hoax, Berita Virus Korona di Meikarta

Imam Mudzakir, Selasa, 11 Februari 2020 | 22:40 WIB

JAKARTA, investor.id -- Berita mengenai kematian WNA asal RRT di Meikarta karena virus korona adalah murni hoax. Berita yang tidak  berdasar dan sama sekali tidak ada fakta lapangan.  Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi bebas dari virus korona.

"Yang juga hoax adalah berita tentang 3.000 pekerja WNA asal Tiongkok yang dipekerjakan di Meikarta,"  ujar Danang Kemayan Jati, Direktur Komunikasi PT Mahkota Santosa Utama (MSU), Selasa (11/2/2020). 

Dia juga menjelaskan, WNA yang meninggal bukan karyawan PT MSU,  perusahaan yang membangun Meikarta,  melainkan karyawan kontraktor PT MSU.  Pihak Polri  setempat sudah mengevaluasi dan memastikan bahwa WNA asal RRT itu meninggal karena kecelakaan kerja. Tidak ada kaitan apa pun dengan virus korona.

Seperti diberitakan,  Senin (10/2/2020), Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan memastikan bahwa penyebab kematian Yuan Haisheng (46), warga negara Tiongkok di pintu B1 tower 153 lantai 11 Apartemen Meikarta,  bukan karena virus korona, melainkan karena kecelakaan kerja.  Pihak Dinas Kesehatan Bekasi pun sudah menegaskan  bahwa Yuan tidak terkena virus korona

Dalam membangun Meikarta, demikian Danang, PT MSU  menggunakan jasa kontraktor dan pihak kontraktor hanya mempekerjakan  86 pekerja berstatus WNA. Sedang total pekerja mencapai 5.000 orang. "WNA kurang dari dua persen," ungkap Danang.

Pihak kontraktor mempekerjakan WNA hanya untuk posisi minimal supervisor atau key spesialist. "Semua WNA memiliki izin resmi sesuai dengan undang-undang yang berlaku," papar Danang.

Danang menjelaskan,  kontraktor PT MSU  memprioritaskan pekerja lokal dan  selalu mengutamakan  safety dalam setiap kegiatan operasional. Pekerja lokal bukan hanya pekerja dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga putra-putri daerah Bekasi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA