Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rumah FLPP untuk MBR

Rumah FLPP untuk MBR

Penyaluran FLPP Rumah Subsidi Mencapai Rp8,9 Triliun

Sabtu, 12 September 2020 | 12:38 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sampai awal September telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 88.252 unit senilai Rp8,98 triliun atau sebesar 86,10% dari target sebesar 102.500 unit yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2020 sebanyak 743.854 unit senilai Rp 53,35 triliun.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin mengatakan, seharusnya sesuai dengan perjanjian kerja sama (PKS), idealnya bank pelaksana yang ada per September ini telah menyalurkan dana minimal 70 %. “Pertengahan Oktober ini kami akan segera melakukan evaluasi kinerja Bank Pelaksana untuk triwulan ketiga tahun 2020,” ungkap Arief, dalam siaran pers, Sabtu (12/9).

Evaluasi triwulan ketiga yang akan dilakukan pada pertengahan Oktober ini sebagai upaya untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga jika ada bank pelaksana yang masih belum optimal dalam menyalurkan dana FLPP, dapat dialihkan kuotanya kepada bank pelaksana yang lebih optimal. Sehingga dana FLPP dapat disalurkan dengan tepat, cepat dan sesuai dengan aturan yang ada.

Arief Sabaruddin, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan  (PPDPP) dalam Zooming with Primus -  Relaksasi KPR & Antisipasi Resiko NPL. Sumber: BSTV
Arief Sabaruddin, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP). Sumber: BSTV

Menurut data PPDPP sampai Jumat (11/9) penyaluran dana FLPP, terdapat 28 Bank Pelaksana (terdiri dari 7 Bank Nasional dan 21 Bank Pembangunan Daerah)  yang berada di atas 70%. “Posisi ini ideal untuk Bank Pelaksana sehingga penyaluran dana FLPP ini lebih cepat dan tepat sesuai dengan kesepakatan yang ada,” ujar Arief Sabaruddin.

Sedangkan 9 Bank Pelaksana (terdiri dari 1 Bank nasional dan 8 Bank Pembangunan Daerah) berada di atas 50% dan di bawah 70%. Sisanya sebanyak 5 bank pelaksana (terdiri dari 2 Bank Nasional dan 3 Bank Pembangunan Daerah) lain penyalurannya masih berada di bawah 50%.

Tahun 2020 dengan target penyaluran dana FLPP sebesar 102.500 unit senilai Rp11 triliun, PPDPP optimistis dapat menyelesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Bahkan diperkirakan dengan anggaran Rp11 triliun menurut Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin bisa melebihi dari target unit yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Diperkirakan dengan anggaran Rp11 triliun kami bisa menyalurkan dana FLPP 105,72% dari target yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2020. Jadi jika sebelumnya ditargetkan sebanyak 102.500 unit. Maka diperkirakan hingga akhir tahun, PPDPP dapat menyalurkan dana FLPP dengan capaian maksimal sekitar 108.363 unit rumah berdasarkan proyeksi data persentase lolos pengujian Januari –Agustus 2020 dengan nilai Rupiah yang sama,”ujar Arief.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN