Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar dan Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019). Foto:Amrozi Amenan

Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar dan Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019). Foto:Amrozi Amenan

Prima Lima Tiga Tunjuk Oak Capital Terbitkan STB Rp 100 Miliar

Amrozi Amenan, Rabu, 9 Oktober 2019 | 08:38 WIB

SURABAYA, investor.id - Pengembang kondotel, PT Prima Lima Tiga menunjuk perusahaan jasa keuangan, PT Oase Arta Kapital (Oak Capital), untuk menerbitkan pinjaman jangka pendek atau Short Term Borrowing (STB) senilai Rp 100 miliar untuk menyelesaikan proyek Alpines Condotel di kota Batu, Jawa Timur.

Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar mengatakan, sektor pariwisata di kota Batu memiliki potensi yang positif seiring dengan pengembangan sektor pariwisata serta pembangunan infrastruktur oleh pemerintah kota (Pemkot) Batu. Potensi itu bisa dilihat dari jumlah wisatawan di kota ini yang terus meningkat setiap tahun.

Pada 2012, jumlah wisatawan hanya mencapai 2,7 juta orang. Angka itu naik cukup signifikan pada 2017 menjadi 4,7 juta orang dan pada 2018 mencapai 5.644.168  orang, yang terdiri dari 5.633.611 wisatawan domestik dan 10.557 wisatawan mancanegara.

Potensi sektor pariwisata di kota Batu diprediksi akan terus berkembang dalam 5-10 tahun kedepan karena dukungan Pemkot Batu dan pembangunan infrastruktur jalan tol oleh pemerintah pusat. Adanya jalan tol Trans Jawa sekarang juga mendorong peningkatan wisatawan domestik dari kota-kota di luar Jatim seperti Bandung dan Jakarta.

Melihat potensi itu, PLT mengembangkan proyek Alpines Condotel yang terdiri dari dua tower, yakni tower A yang sudah melakukan soft opening dan sekarang sudah beroperasi dan tower B yang masih dalam tahap penyelesaian. Berkaca dari kinerja Hotel Alpines by Artotel yang memuaskan sejak melakukan soft opening, potensi itu terlihat cukup jelas.

Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar dan Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019). Foto:Amrozi Amenan
Direktur Utama PT Prima Lima Tiga, Isaac Nugraha Munandar dan Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019). Foto:Amrozi Amenan

“Okupansi kita sekarang 80-85% dan untuk weekend bisa 100%. Dengan adanya tol, wisatawan banyak yang nyetir kendaraan sendiri. Mereka datang dari kota-kota di luar Jawa Timur seperti Bandung dan Jakarta,” kata Isaac usai penandatanganan Surat Penunjukkan Penerbitan STB di Surabaya, Selasa (8/10/2019).

Isaac menjelaskan, Hotel Alpines by Artotel adalah hotel bintang empat yang memiliki 142 kamar dengan beragam ukuran, dengan berbagai fasilitas yang sedang dibangun seperti wedding chapel, swimming pool, rooftop café dan ballroom yang dapat menampung sampai dengan 500 orang. Perusahaan atau instansi pemerintah juga bisa memanfaatkan 6 meeting room yang tersedia.

“Di kota Batu hotel berbintang masih sedikit sehingga peluang bisnis bagi Hotel Alpines by Artotel ini masih terbuka lebar. Kami targetkan okupansi tahun ini  80-85% dan pada Desember nanti 100%,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama OAK Capital, Lawrence Tjandra menyatakan sebagai pihak yang mendapatkan SPK untuk mencarikan dana bagi penyelesaian proyek Prima Lima Tiga mengambil salah satu jalan, yakni menerbitkan STB. Penerbitan STB didasarkan pada potensi bisnis Prima Lima Tiga yang cukup besar untuk dikembangkan. “Harapan kita, setelah STB diterbitkan dan berhasil diserap oleh pasar, Prima Lima Tiga akan berkembang menjadi pengembang yang menjanjikan,” katanya.

Penerbitan STB sebesar Rp 100 itu, lanjut dia, akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan penyelesaian proyek Alpines Condotel seperti pembangunan tower B dan pembangunan fasilitas lainnya sesuai target.

“Sehingga kerjasama ini akan memberikan nilai investasi yang menguntungkan bagi shareholder dan stakeholder yang lain,” ujarnya.

Lawrence juga mengatakan untuk ekspansi kedepan pihaknya juga menyarankan Prima Lima Tiga untuk masuk ke bursa dengan melalukan penawaran saham perdana atau IPO (Initial public Offering). Pembenahan di internal pun kini terus dilakukan.

“Sejauh ini potensi dan komitmen owner yang dipresentasikan kepada kita cukup bagus. Meskipun belum ada persiapan secara khusus untuk IPO, kita berharap di semester kedua atau ketiga IPO bisa dilakukan untuk dana pengembangan kedepan,” ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA