Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Target Rusunawa Provinsi

Target Rusunawa Provinsi

PUPR Bangun 865 Menara Rusun Selama Empat Tahun

Imam Mudzakir, Senin, 8 Juli 2019 | 15:02 WIB

 

Jakarta, investor.id-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus meningkatkan ketersediaan hunian layak khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pembangunan hunian vertikal atau rumah susun (rusun). Pada 2015 – 2018, pemerintah membangun 728 menara (tower) rusun berkapasitas 44.893 unit.

Untuk tahun 2019 ditargetkan pembangunan sejumlah 137 tower atau 6.873 unit sehingga total rusun yang terbangun pada 2015 – 2019 sejumlah 865 tower atau 51.766 unit.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun diperuntukkan untuk MBR, mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para aparatur sipil negara (ASN), serta TNI dan Polri. Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR. “Tinggal di rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati agar tinggal di rusun juga nyaman,” ungkap Menteri Basuki, dalam publikasinya, di Jakarta, baru-baru ini.

Salah satu rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk MBR di perkotaan adalah Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Rusun yang dibangun merupakan rusun tingkat tinggi dengan 25 lantai sebanyak tiga menara.  Rusunawa Pasar Rumput yang berlokasi tidak jauh dari Terminal Manggarai  merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah (PSR) untuk MBR di kawasan Ibukota. Dengan demikian, MBR di Provinsi DKI Jakarta yang benar-benar membutuhkan hunian yang layak dapat menempati hunian vertikal tersebut.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan bangunan inti dan fasilitas pendukung seperti kios untuk para pedagang Pasar Rumput. Saat ini, dilakukan proses finishing bangunan seperti penataan di bagian halaman sehingga ke depan Rusunawa tersebut tampak lebih asri dan nyaman untuk ditempati.

Khalawi menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menertibkan tempat penampungan sementara yang digunakan para pedagang di Pasar Rumput. Rencananya lokasi tersebut akan dijadikan halaman dan penataan landscape dari Rusunawa yang sudah selesai dibangun.

“Progres pembangunannya sudah mencapai 98,8 %. Tinggal sedikit lagi selesai dan hal itu adalah penataan taman di bagian halaman depan Rusunawa,” kata Khalawi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN