Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Program bedah rumah Kementerian PUPR

Program bedah rumah Kementerian PUPR

PUPR Berikan Bantuan 488 Unit Rumah di Morowali Sulteng

Imam Mudzakir, Senin, 29 Juni 2020 | 20:24 WIB

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 488 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah mendapatkan bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian PUPR. Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni.

“Program bedah rumah salah satu upaya pemerintah untuk mendorong ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Morowali,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah, Rezki Agung, dalam siaran pers, Senin (29/6/2020).

Rezki menerangkan, sebanyak 488 unit rumah tidak layak huni tersebut tersebar di 14 desa di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Para penerima bantuan mendapatkan bantuan berupa dana peningkatan kualitas rumah senilai Rp 17,5 juta.

Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp 15 juta dan pembayaran upah tukang Rp 2,5 juta.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 70 miliar untuk pelaksanaan padat karya Program BSPS atau bedah rumah di Provinsi Sulawesi Tengah. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk bedah rumah untuk sekitar 4.000 unit rumah tidak layak huni.

Penyaluran Program BSPS di Kabupaten Morowali dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dirjen Perumahan Tahap I dan II. Jumlah penerima bantuan BSPS di Kabupaten Morowali sebanyak 488 kepala keluarga yang terbagi dalam dua tahap yakni tahap pertama sebanyak 418 penerima bantuan dan tahap kedua sebanyak 70 penerima bantuan.

Para penerima bantuan tersebar di 14 Desa yaitu, Desa Laantulajaya (39 unit), Desa Sampeantaba (35 unit), Desa Bumi Harapan (55 unit), Desa Parilangke (34 unit), Desa Beringin Jaya (47 unit), Desa Limbo Makmur (30 unit), Desa Uwedago (24 unit), Desa Margamulya (35 unit), Desa Larobenu (35 unit), Desa Umpanga (35 unit), Desa Bahoea Reko-reko (35 unit), Desa Bahoruru (24 unit), Desa Matano ( 25 unit), dan Desa Lamberea (35 unit).

“Meskipun curah hujan di Kabupaten Morowali cukup tinggi namun sejumlah penerima bantuan di Morowali tetap melaksanakan proses pekerjaan rumah sampai pada tahap pemasangan tiang pondasi. progres pelaksanaan BSPS di Kabupaten Morowali telah mencapai 44,7 %. Tapi kami optimistis seluruh Program BSPS bisa berjalan dengan baik di lapangan,” terangnya.

Rezki juga mengimbau kepada seluruh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan para pekerja bangunan yang terlibat dalam pelaksanaan Program BSPS agar tetap maksimal dalam bekerja.

“Meskipun kita menghadapi kendala cuaca dan pandemi Covid-19 tapi Program BSPS harus tetap dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan,” katanya.

Bupati Morowali, Taslim menyatakan, Pemkab Morowali sangat terbantu dan mengapresiasi program BSPS yang dilaksanakan oleh SNVT Penyediaan Perumahan Sulteng.

Ia berharap kedepan kuota penerima bantuan bedah rumah di Morowali dapat ditingkatkan sehingga jumlah rumah tidak layak huni di daerah tersebut dapat berkurang dengan signifikan.

“Pemkab Morowali siap memberikan dana pendampingan bagi masyarakat yang tidak mampu berswadaya,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN