Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemerintah menyediakan anggaran pembangunan Rusunawa.

Pemerintah menyediakan anggaran pembangunan Rusunawa.

PUPR Dorong Pemanfaatan Teknologi Pracetak, Percepat Pembangunan Rusun

Imam Mudzakir, Senin, 29 Juni 2020 | 11:40 WIB

JAKARTA, investor.id - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pemanfaatan teknologi pracetak untuk pembangunan rumah susun (rusun). Teknologi pracetak diharapkan, selain mempermudah proses pembangunan, juga mempersingkat waktu pembangunan hunian vertikal.

“Penggunaan beton pracetak akan mempercepat pembangunan rumah susun di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (29/6). 

Saat menghadiri Presentasi Teknologi Pracetak dalam Pembangunan Rusun oleh PT Wika di Kementerian PUPR, Khalawi mengatakan, proses dan waktu pembangunan rusun dengan memanfaatkan teknologi beton pracetak akan lebih cepat dibanding dengan pembangunan dengan cara konvensional. Diharapkan, pelaksanaan pembangunan rusun di Indonesia ke depan bisa memanfaatkan teknologi tersebut, dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.

Pemanfaatan teknologi pracetak modular telah dilakukan seperti di Rumah Susun Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jatinangor, Bandung.

Program Sejuta Rumah
Lebih lanjut Khalawi menjelaskan, Program Sejuta Rumah (PSR) yang akan dilaksanakan pemerintah pada tahun-tahun mendatang akan diarahkan pada pembangunan hunian vertikal di sejumlah provinsi di Indonesia. Apalagi, lahan perumahan yang semakin terbatas mau tidak mau akan membuat pemda mendorong masyarakatnya tinggal di rusun.

Sistem pracetak itu, imbuh dia, juga sudah lulus uji coba dari Puskim Balitbang Kementerian PUPR. Teknologi pracetak ini memiliki keunggulan mutu, keunggulan kecepatan, lebih kedap suara, dan lebih kedap terhadap panas.

“Ditjen Perumahan mempunyai Program Sejuta Rumah di kota-kota besar di Indonesia, yang berbentuk tower rusun. Jadi, dengan teknologi pracetak, kami bisa mempercepat proses pembangunannya,” paparnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN